Honda Freed Bekas Terus Diburu, Ada Apa?

Pasar mobil bekas di WTC Mangga Dua, Jakarta. (VIVA.co.id/Yasin Fadilah)
VIVA.co.id – PT Honda Prospect Motor menyatakan tak lagi memproduksi model Freed di pabrik Karawang, Jawa Barat, sejak Juni lalu. Berhentinya proses produksi mobil multi purpose vehicle pintu geser itu dilakukan akibat menurunnya permintaan yang sepi peminat.

Lantas, bagaimana nasib mobil bekasnya?

Farly, penggawa diler mobil bekas Adonaiauto di bilangan WTC Mangga Dua, Jakarta, mengatakan, Honda Freed bekas saat ini masih terus mengalami penjualan yang cukup banyak. “Sekarang malah ramai kok mobil Freed. Kalau dulu karena adanya Sienta memang agak sepi peminatnya, tapi sekarang ramai lagi,” kata Farly, saat berbincang dengan VIVA.co.id, Rabu, 18 Januari 2017. 

Farly menuturkan, menggeliatnya pangsa pasar Freed khususnya mobil bekas, ditengarai karena faktor harga jualnya yang kian murah sejak setop produksi. “Begini, kita bicara seperti Chevrolet atau Ford deh, mereka hilang dari sini bukan sepi, tapi malah tambah laris. Ini karena harga mobilnya turun. Terus juga nyaman dipakai. Tentu laris dan cepat dijualnya,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dede, penggawa diler mobil bekas Gabriel Mobilindo di WTC Mangga Dua. Menurut dia, kehadiran Toyota Sienta pada awalnya memang cukup mengganggu pasar mobil Freed bekas. “Tapi, justru semakin tipis barangnya, karena sudah setop produksi, jadinya semakin dicari ya sampai sekarang. Orang lihatnya dari sisi murahnya itu loh,” katanya.

Kendati demikian, naiknya pangsa pasar Freed bekas dikatakan hanya bersifat sementara. Sebab, jika Sienta bekas sudah banyak beredar, tentu cukup menggerus Freed bekas. “Sekarang saja orang nyarinya mobil Sienta bekas, tapi belum ada jual bekasnya, walaupun ada saja, tapi ini dicari dan bakal menggangu Freed bekas nantinya,” tutur dia.(hd)

Berikut Harga Honda Freed Bekas : 

Honda Freed 2009 = Rp150 juta

Honda Freed 2010 = Rp160-170 juta

Honda Freed 2011 = Rp180 juta

Honda Freed 2013 = Rp200 -205 juta

Honda Freed 2014 = Rp215-220 juta  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *