Pulau Kalong, Melawan Ngeri Menyebrang Laut Kidul Jogja

Pulau Kalong.(U-Report)
VIVA.co.id – “Nyebrang nho, wes adoh-adoh tekan kene og,” saya menelan ludah mendengar jawaban Nana. Satu jawaban yang diiyakan semua. Meskipun saya sudah hafal dengan jawaban ini, namun rasa ngeri kali ini, tak bisa terpungkiri menelusup kuat dalam hati.

Saya kembali membuang pandang ke jembatan, ke arah bawah laut, lalu ke pulau, berganti-ganti pandang di antara ketiga hal itu. Dentuman ombak keras mengalun, meliuk tanpa henti seolah berontak penuh amarah ingin menjuntai menggapai jembatan.

Sementara, jembatan kayu yang dibuat renggang dengan hanya saling terkait dengan tali tambang itu nampak lemah, rapuh, dan gontai mempertahankan diri digoyang hembusan angin.

Baca selengkapnya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *