Ganggu Persiapan Asian Games, Galian PLN Dihentikan

Galian PLN di Palembang, Sumatera Selatan, mengganggu persiapan Asian Games.
VIVA –  Pjs. Walikota Palembang Ahmad Najib menghentikan proyek pemasangan jaringan listrik PT PLN di kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Penyetopan ini dilakukan Pemerintah Kota karena proyek itu tidak mengantongi izin dan mengganggu kelancaran lalu lintas. Padahal Palembang sedang bebenah untuk menghadapi persiapan Asian Games 2018.

Berdasarkan pantauan Najib saat melakukan inspeksi mendadak ke lokasi galian kemarin, tepatnya di dekat Rumah Sakit Charitas Palembang, proyek pemasangan jaringan listrik terpaksa dihentikan.

Menurut Najib, pihaknya sudah banyak menerima laporan masyarakat, bahwa pekerjaan tersebut mengganggu arus lalu lintas. Dan berdasarkan informasi, proyek itu juga tidak memiliki izin.

“Proyek ini tidak berizin. Dan kemarin sudah saya minta pekerjaan dihentikan,” ujar Najib, Minggu, 22 April 2018.

Dia menegaskan agar semua pihak dapat mengikuti aturan yang berlaku, tak terkecuali perusahaan plat merah alias Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Apalagi kota Palembang tengah giat membangun dan mempercantik diri dalam menyabut Asian Games 2018.

“Kita ini mau menyambut Asian Games, kita mau mempercantik kota. Ini malah dibuat begini. Diperbaiki juga belum tentu kembali seperti semula. Ini menambah beban kita (pemerintah),” katanya.

Sebelum menghentikan aktivitas galian, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Palembang Bastari mengungkapkan sudah mengundang pihak terkait untuk duduk satu meja, Februari lalu.

Pihaknya menjelaskan SOP galian utilitas berdasarkan Kepmen PU bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional V dan Dinas PU BM Provinsi Sumsel terhadap semua instansi yang memiliki galian utilitas, mulai dari PLN, Gas, Telkom/Kabel optik dan PDAM.

“Sebagian besar sudah berjalan dan tidak ada kendala. Namun galian yang di Sudirman memang belum berizin dan belum ada koordinasi lebih lanjut,” kata Bastari menerangkan.

Staf Asisten Pelaksanaan dan Monitoring Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumsel Yusuf menguraikan, dalam pengerjaan galian pipa dan jaringan minimal galian dari top kabel kedalamannya 1,5 meter. Sedangkan pengerjaan galian di Sudirman tidak menenuhi syarat itu.

“Ini sangat menggangu bila ada pelebaran jalan dan tekanan dari bobot kendaraan. PLN justru tidak mau mengeluarkan jaminan pelaksanaan pekerjaan. Sejauh ini pengerjaan mereka masih belum maksimal, tidak sesuai dengan spec kami,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *