Teror Bom, Objek Vital Listrik Asian Games akan Dijaga Ketat

Objek Vital Listrik Asian Games 2018 Bakal Dijaga Ketat
VIVA – Teror bom yang terjadi di Surabaya, Sidoarjo serta Pekanbaru, mendapat perhatian serius pemerintah Indonesia. Di beberapa kota besar, pengamanan ekstra juga dilakukan. Tak terkecuali di Palembang, Sumatera Selatan.

Sebagai tuan rumah penyelenggara Asian Games 2018, pemerintah daerah ingin menjamin keamanan di Bumi Sriwijaya. Sejumlah objek vital yang berkaitan dengan Asian Games keamanannya diperketat. Salah satunya jaminan kelancaran listrik.

“Untuk pengamanan objek vital tenaga listrik sebagai pendukung suksesnya Asian Games, PT PLN dan Polda Sumsel sudah menggelar rakor. Sejumlah lokasi pengamananya akan diperketat,” kata Daryono, GM PT PLN Wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu, Rabu 16 Mei 2018.

Menurut Daryono, subs sistem kota Palembang mempunyai daya pembangkit sebesar 821,8 megawatt dengan beban puncak mencapai 512 megawatt dan cadangan sebesar 309,8 megawatt. 

Saat ini PT PLN sudah memperkuat sistem kelistrikan di Kompleks Jakabaring Sport City dengan total kapasitas daya 120 mega volt ampere, daya mampu kit backup isolated 48 megawatt dan prediksi beban puncak JSC sebesar 20 megawatt.

Logo Asian Games 2018 Jakarta-Palembang

Sementara lokasi pengamanan yang akan diperketat antara lain GI New Jakabaring, PLTG Jakabaring, GI Keramasan, PLTGU Keramasan, Kantor APD WS2JB, Aset Lokasi Venue (Genset dan Trafo mobile), UPB Sumbagsel di Keramasan, dan kantor sektor Keramasan.

“Itu untuk di Ring 1. Untuk Ring 2 terdiri dari GI Bungaran, GI Sungai Kedukan, GI Mariana, GI Borang, Kantor PLN WS2JB, Kantor PLN KIT SBS dan GI Siguntang,” terang Daryono.

“Untuk pembangkit Sumbagsel pusat kelistrikan untuk Asian Games yang perlu keamanan ialah pusat kelistrikan Keramasan, Pusat listrik Indralaya dan Pusat listrik Borang. Total daya mampu dari tiga pembangkit ini sebesar 461 megawatt,” jelasnya.

Sementara PLTG Jakabaring, PLTGU Keramasan dan PLTD Sungai Juaro, tidak lepas dari pengamanan ekstra. Kekuatan satuan pengamanan akan menurunkan 108 petugas pengamanan.

“Dari rakor dengan Polda telah disepakati kerja sama untuk pengamanan objek vital kelistrikan dalam mendukung Asian Games. Kita dari PLN dan pihak kepolisian akan bahu-membahu dan selalu berkoordinasi selama berlangsungnya Asian Games, menjamin keamanan dan suksesnya penyelenggaraan,” ujar Daryono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *