H-6, Pemudik dengan Pesawat Tumbuh 12,56 Persen

Maskapai Garuda Indonesia dan CItilink di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali
VIVA – Hingga H-6 arus mudik lebaran 2018, terlihat peningkatan penumpang dengan menggunakan moda transportasi udara. Peningkatan itu terlihat dibanding tahun 2017 lalu pada hari yang sama.

Dari data Dirjan Udara Kementerian Perhubungan, pada H-6 ini tercatat penumpang mencapai 303.023 jiwa. Jumlah penumpang itu dilayani oleh 2.282 pesawat.

Jika dibandingkan tahun 2017 pada H-6, jumlah penumpang mencapai 269.209. Ada peningkatan jumlah penumpang 12,56 persen.

“Tapi itu masih bisa bertambah karena ada yang belum melaporkan,” kata seorang petugas, di Posko Arus Mudik Kemenhub, di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat Jakarta, Minggu, 10 Juni 2018.

Sementara H-5 pada Minggu pagi ini, jumlah penumpang 40.731 orang. Jumlah ini akan terus bertambah dan baru bisa diakumulasi pada keesokan harinya.

Humas Dirjen Udara Kemenhub, Sigit Widodo, di Posko Mudik menjelaskan pengguna moda transportasi pesawat memang salah satu yang menjadi idola. Seharusnya, kata dia, prediksi puncak arus mudik dengan pesawat terjadi pada Sabtu 9 Juni 2018 kemarin. Namun itu tidak tercapai.

“Karena udara sampai limit (jelang hari H) masih fleksibel. Karena durasi libur juga panjang,” kata Sigit.

Hingga kini, ia mengaku belum ada persoalan yang sampai mengganggu penerbangan untuk arus mudik tahun 2018 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *