Ramadan, Aplikasi Qlue Berburu Musala Tak Layak Ibadah

Qlue bersama Karang Taruna memperbaiki musala
VIVA–Aplikasi Qlue punya inisiasi membangun dan memajukan kota. Pada bulan Ramadan tahun ini, Qlue bersama relawan menggelar program #BerburuBerkah di berbagai daerah. Salah satunya di Jakarta Timur, Qlue memetakan surau dan musala yang tak layak dipakai beribadah dan menyulapnya menjadi bersih dan nyaman untuk beribadah muslim.

Pemetaan surau dan musala ini dilakukan di Jakarta Timur ini menggandeng Karang Taruna Jakarta Timur. Hasil pemetaan, Qlue menemukan ada 4 musala yang tidak layak untuk beribadah.

“Kondisi musala ini pada awalnya sangat kotor dan tidak layak digunakan untuk beribadah. Qlue dan Pemuda Karang Taruna Jakarta Timur berinisiatif untuk memetakan dan membersihkan musala-musala tersebut sehingga kembali layak digunakan”, ujar Community Lead Qlue, Ibrahim Norman Ganto, dalam keterangannya, Minggu 10 Juni 2018.

Dari data aplikasi Qlue, Jakarta Timur merupakan kota administratif dengan aparat pemerintah paling aktif, presentase tindak lanjut laporan di Jakarta Timur merupakan yang paling tinggi di DKI Jakarta yakni sebesar 77 persen dalam 5 bulan terakhir. Selain pemetaan musala dan surau, Qlue juga mengadakan acara buka puasa bersama di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Selain membersihkan musala yang tidak layak, Qlue bersama relawan juga menggelar buka bersama dengan 300 warga Kramat Jati dan sekitarnya pada Jumat 8 Juni 2018.

Buka bersama juga diselenggarakan Qlue di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Buka bersama ini diikuti 85 kelapa keluarga Kampung Akuarium. Acara yang berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Acara dihadiri oleh Wali KotaJakarta Utara, Husein Murad, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Dalam acara ini, Anies juga meresmikan Dapur Keliling yang nantinya akan digunakan untuk program buka puasa ke depannya. Mantan Menteri Pendidikan itu mengajak seluruh warga Jakarta untuk ikut terlibat langsung dalam lebih banyak pelaksanaan program sosial untuk menunjukkan bahwa di Jakarta harus ada keadilan sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *