Pemudik Mulai Padati Stasiun Pasar Senen

Suasana di Stasiun Pasar Senen pada H-5 Idul Fitri, Minggu, 10 Juni 2018.
VIVA – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat hari ini mulai dipenuhi calon penumpang yang hendak mudik atau kembali ke kampung halaman. Padatnya jumlah pemudik tidak dibarengi dengan peningkatan fasilitas untuk para calon pemudik yang menunggu jadwal pemberangkatan kereta api.

Hal itu dapat dilihat dari banyaknya calon penumpang kereta api yang lebih memilih 'ngemper' di area lobby pintu masuk boarding tiket kereta api.

Rosidi, pria 47 tahun asal Sidoarjo,Jawa Timur, mengaku sudah tiba di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 7 pagi untuk menunggu jadwal pemberangkatan kereta menuju Surabaya, Jawa Timur.

Menurut Rosidi, ia bersama tiga orang keluarga lainnya sengaja memilih pulang ke kampung halaman jauh-jauh hari dari perkiraan puncak mudik lebaran untuk menghindari kepadatan penumpang.

“Tapi ternyata hari ini juga sudah ramai ya yang mudik,” kata Rosidi kepadaVIVA di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu, 10 Juni 2018.

Rosidi adalah salah satu pelanggan tetap kereta api. Hampir setiap tahun dia menggunakan moda transportasi kereta api untuk mudik ke kampung halaman.

Meskipun pelayanan atau kondisi kereta api mengalami perbaikan jika dibandingkan beberapa tahun lalu, kata Rosidi, ia mempersoalkan area tunggu calon penumpang di luar stasiun yang dianggap masih minim.

“Ya jadi banyak yang ngemper gini nunggunya mas,” ujarnya.

Hal serupa juga dikeluhkan oleh Malik (37 tahun). Pria asal Boyolali ini mengeluhkan sarana prasarana PT Kereta Api di Stasiun Pasar Senen. Menurut Malik, karena calon penumpang tidak dapat masuk dan duduk ke dalam area stasiun sebelum satu atau dua jam sebelum pemberangkatan, maka depan lobby antrean tiket menjadi pilihan untuk duduk menunggu jadwal pemberangkatan.

“Tapi namanya orang kan mas, kita kan gak mungkin satu jam baru sampai di sini. Pasti dari jauh-jauh sudah di sini duluan. Mending nunggu di sini kan, dari pada telat,” kata Malik.

Menurut data yang dihimpun, hari ini sekitar 25000 calon penumpang akan diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen. 25000 penumpang itu akan menggunakan 31 relasi kereta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain itu, PT KAI juga menambahkan delapan kereta api tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tahun ini. Kedelapan kereta tambahan itu adalah, KA Sawunggalih Lebaran jurusan Kutoarjo, KA Kertajaya Lebaran jurusan Surabaya Pasar Turi, KA F.U Cirebon tujuan Cirebon, KA Brantas Lebaran tujuan Blitar, KA Matarmaja Lebaran jurusan Malang, KA Tawang Jaya Lebaran jurusan Semarang Tawang, KA Mataram Premium tujuan Lempuyangan, dan KA Kutojaya Utara tujuan Kutoarjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *