Wartawan Tewas di Lapas, Mayatnya Diautopsi

Ilustrasi seorang pria masuk penjara
VIVA– Seorang wartawan dari media online Kemajuan Rakyat bernama Muhamad Yusuf ditemukan tewas di dalam Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan, Minggu 10 Juni 2018.

Pria berusi 42 ini meninggal dengan status sebagai tahanan titipan Kejaksaan Negeri Kotabaru. Dia dijebloskan ke penjara karena terlibat kasus dugaan pencemaran nama baik sebuah perusahaan sawit. Kasusnya telah dinyatakan lengkap alias P21 oleh Kejaksaan dan akan segera disidang di Pengadilan Negeri Kotabaru.

Sejak menyandang status tersangka hingga berkas kasusnya dinyatakan lengkap kasusnya, kondisi Yusuf disebut masih sehat dan baik-baik saja.

“Laporan ke saya bagus saja semuanya sampai saat pelimpahan,” ujar Kapolres Kota Baru, AKBP Suhasto saat dikonfirmasi wartawan, Senin 11 Juni 2018.

Pihaknya mengaku sudah melakukan autopsi terkait meninggalnya Yusuf. Berdasarkan hasil autopsi tak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh Yusuf.

Berdasarkan pengakuan pihak rumah sakit, diketahui ada beberapa masalah kesehatan pada diri korban. Kabar yang beredar, keluarga Yusuf disebut sempat minta penangguhan penahanan karena menderita sakit dan mesti mendapat perawatan intensif.

Tapi, terkait hal itu, yang berwenang memberi penangguhan penahanan adalah Kejari Kotabaru, bukan kepolisian lagi karena kasus sudah ditangani pihak kejaksaan.

“Di RS juga memang ada riwayat rekam medisnya. Katanya sakit jantung, sesak napas,” ujar dia lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *