Awas, Hacker Incar Pemain dan Penonton Piala Dunia 2018

Bola untuk pertandingan Piala Dunia 2018
VIVA– Peneliti keamanan internet mengingatkan Piala Dunia 2018 bisa menjadi sarang serangan siber potensial. Peneliti dari Universitas BirminghamInggris, Conor Deanw-McKenna menyatakan para pelaku siber ini akan memilih orang asing yang datang ke Rusia.

Iamengingatkan, peretas atau hackerakan menggunakan beragam metode untuk mendapatkan informasi pribadi dari korbannya. Salah satu pintu masuknya melewati Wi-Fi publik.

“Kontrol keamanan yang lemah pada Wi-Fi publik memudahkan hackermencuri data Anda saat sedang browsing. Mengambil kendali jaringan, hackermemiliki kemampuan melihat informasi terkirim antara perangkat dan tujuan. Jadi jika kamu menggunakan password atau mengirimkan informasi sensitif, hacker bisa mencuri data tersebut,” ujar Deane-McKenna, dilansirdari laman Express, Kamis14 Juni 2018.

Masalah lainnya, kata Deane, adalahmengunduhaplikasi palsusaat mencari tiket. Banyak aplikasi akan meminta data personal penggunanya dan para ahli keamanan mengingatkan untuk tak melakukannya selama di Rusia.

Deane-McKenna mengingatkan, para pemain sepakbola yang akan bertanding juga berisiko selama di Rusia,sebab hackermengincar kekayaan para pemain. Masalah serangan siberyang menyerang pemain sepakbola bukanlah kali pertama, untuk itu beberapa negara pesepakbola sangat memproteksi para pemainnya.

“Tahun lalu di Amerika Serikat, data dari 1.200 pemain bola Amerika dicuri. Asosiasi Sepak bola Inggris juga menjadi korban serangan siber,” ujarnya.

Para pemain dan sejumlah staf dari Inggris akan diberi pengarahan langsung oleh badan intelijen Inggris, GCHQ, untuk meminimalkan serangan siber itu.

Piala Dunia 2018 akan diselenggarakan di Rusia mulai14 Juni hingga 15 Juli 2018. Partai pembuka akan mempertemukan tuan rumah Rusia dengan Arab Saudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *