Terungkap, Trik-trik Ganda Putra Denmark Jatuhkan Mental Lawan

Ganda putra Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding
VIVA–Rivalitas sektor ganda putra antara pemain Indonesia dengan Denmark kerap menghadirkan cerita menarik. Sebagai dua kutub bulutangkis dunia, perseteruan keduanya juga punya gengsi besar khususnya di ganda putra.

Tensi panas kedua kubu pun kembali mencuat saat insiden cekcok duet Merah Putih, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dengan andalan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding di babak perempat final Indonesia Open 2018.

Saling melempar “provokasi” hingga berujung protes kepada umpire pun terjadi dalam laga sengit yang akhirnya dimenangkan Kevin/Marcus dengan rubber game 20-22, 22-20 dan 21-18.

Momen itu juga salah satu yang paling disoroti dalam perjalanan rivalitas antara ganda putra dari kedua negara tersebut. Hal ini diakui legenda ganda putra nasional, Sigit Budiarto.

Pada Indonesia Open 2017 tahun lalu, Mathias Boe/Carsten Mogensen juga sempat melakukan selebrasi nyeleneh usai memenangkan laga kontra Fajar Alfian/M Rian Ardianto di semifinal yang memancing publik Plenary Hall JCC murka.

Mantan pelatih Kevin Sanjaya saat masih berlatih di klub PB Djarum Kudus itu juga mengakui jika menantang pemain Denmark perlu mentalitas ekstra menghadapi sejumlah hal-hal non teknis di lapangan.

“Kalau cerita lawan Denmark bukan cuma pakai cara teknis saja, tapi pakai non teknis juga. Iya memang begitu, mereka memang banyak akal lah. Kitanya yang harus pinter-pinter saja,” ujar Sigit Budiarto kepada VIVA, Selasa 10 Juli 2018.

“Mereka buat pemain kita jadi rusak mental bertandingnya, ada saja trik-trik memprovokasinya,” tegas Sigit yang merupakan juara dunia 1997 dan juara All England 2003.

Semasa aktif bermain, Sigit yang berjaya saat berpasangan dengan Candra Wijaya memiliki rivalitas dengan ganda Denmark seperti Jim Laugesen/Thomas Stavngaard, Jens Eriksen/Martin Lundgaard Hansen serta Mathias Boe/Carsten Mogensen yang kini juga masih jadi seteru sengit Kevin/Marcus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *