Jadi Penulis Naskah Kulari ke Pantai, Arie Kriting Ungkap Tantangannya

Arie Kriting
VIVA–Siapa yang tidak mengenal komedian Arie Kriting. Komedian kelahiran Kendari ini namanya semakin dikenal publik karena keahliannya dalam mengocok perut para penonton melalui kelihaiannya dalam Stand Up Comedy.

Saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, komedian yang berusia 33 tahun ini membagikan pengalaman terbarunya pada saat terlibat menjadi penulis naskah untuk film terbarunya yang berjudul Kulari ke Pantai.

Terlibat menjadi orang yang bekerja di belakang layar tentu dirasakan berbeda bagi Arie yang terbiasa bekerja di depan layar. Ketika disuruh untuk membandingkan, diakui Arie kedua hal tersebut sangat sulit untuk dibandingkan, karena bekerja di depan dan belakang layar memiliki tantangannya masing-masing.

“Kalau di belakang layar kita harus memainkan pemain yang memiliki perannya, jadi memang beda dan tidak bisa dibandingkan, sulit banget,” kata Arie di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.

Bagi Arie, saat memerankan sebuah adegan di depan layar, tanggung jawab bagus atau tidaknya eksekusi sebuah adegan yang diperankan ada pada aktris yang memerangkan.

Tapi pada saat terlibat di belakang layar menjadi seorang penulis, Arie mengatakan bahwa ia tidak memiliki tanggung jawab kepada adegan yang diperankan atau dimainkan.

“Ketika menulis kan kita enggak punya tanggung jawab untuk adegan seperti apa,” ujar Arie. Menurutnya, menulis adalah sebuah proses untuk memasrahkan diri.

“Menulis itu memang proses memasrahkan, tapi dengan menulis itu kita ditekankan untuk semaksimal mungkin,” ujarnya. Namun Arie belum bisa memilih apakah akanbekerja menjadi penulis di belakang layar atau kembali tampil di depan layar.

“Saya tidak mau terlalu memilih, artinya setiap ruang untuk saya berkesenian sih saya akan melakukan yang terbaik,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *