Cabai Ternyata Memiliki Khasiat Sepedas Rasanya 

Ilustrasi makanan pedas.
VIVA–Bagi pecinta makanan pedas, makan tidak lengkap rasanya apabila tidak ditemani oleh cabai. Berbagai lauk atau hidangan akan terasa makin sedap apabila disajikan dengan sambal atau cabai.

Kenapa cabai bisa pedas? Konon kandungan zat yang bernama capsaicinlah yang menjadi penyebab rasa pedas pada cabai. Sayangnya orang mengingat cabai hanya dari rasa pedas yang ia tinggalkan.

Padahal cabai mengandung vitamin C yang jauh lebih besar dari jeruk. 100 gram cabai mengandung 143,7 miligram (mg) vitamin C, sedangkan buah jeruk berukuran sedang saja hanya mengandung skitar 70 mg vitamin C. Lantas apakah ada risiko kesehatan yang muncul akibat mengkonsumsi cabai? Atau justru cabai baik untuk kesehatan kita.

Spesialis gizi dr. Marya W Haryono, Mgizi, SpGK akan menjelaskan dalam tayangan Ayo Hidup Sehat di tvOne, Kamis 9 Juli 2018 pukul 13.00-14.00.

Makanan pedas.

Selain membahas tentang cabai, Ayo Hidup Sehat hari ini juga akan mengungkap tentang bahaya atau tidakah ketagihan makanan pedas.

Makanan pedas saat ini semakin digemari, bahkan kini sudah makin banyak tempat makan yang menawarkan menu makanan dengan tingkat kepedasan yang berbeda-beda. Pedas bisa kita rasakan berkat reseptor rasa yang ada pada lidah.

Rasa manis berada di ujung, asin di samping, asam di tepi, dan pahit di bagian pangkal. Nah sayangnya tidak ada reseptor rasa pedas pada lidah kita, lalu kenapa kita bisa merasakan pedas?

Pedas sendiri identik dengan cabai, tapi bukan serta merta milik cabai, karena banyak sumber makanan dan bumbu yang bisa menimbulkan rasa pedas. Ada merica, jahe, paprika dan lada yang juga bisa memberikan rasa pedas.

Nah makanan pedas memang dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Tapi jika dikonsumsi terlalu banyak apakah ada efek sampingnya? Mungkinkah rasa pedas bersifat adiktif?

Dokter spesialis penyakit dalam Dr. Asep Saepul R, SpPD, KGEH, FINASSIM akan menjelaskannya di Ayo Hidup Sehat Kamis 12 Juli 2018 pukul 13.00-14.00.

Acara ini akan dipandu host dr Vito Damay, SpJP(K), M.Kes, FIHA, FICA dan dr Sheila Salsabila BMedSc.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *