Mengawasi Anak yang Bermain di Luar Ruangan

Anak-anak bermain di antara patung-patung kayu di Kota Geelong
VIVA–Perkembangan zaman sudah membuat batas untuk anak bermain dan mengeksplorasi dirinya. Di era digital seperti sekarang, anak-anak lebih memilih bermain gadget ketimbang bermain bersama teman sepermainnya.

Banyak alasan yang membuat orangtua melarang anaknya bermain di luar rumah seperti jatuh, hilang, atau terpapar bakteri dan segala jenis kuman. Padahal, membolehkan anak bermain di luar rumah memiliki manfaat penting untuk perkembangan anak.

Selain itu, tubuh anak harus bisa mengenal segala jenis zat yang berbahaya masuk ke dalam tubuh sehingga bisa membentuk faktor pertahanan diri yang hebat. Meski ada faktor bahaya bagi anak bermain di luar rumah, tetapi mengawasi mereka bisa menjadi cara untuk tetap menjaganya.

“Walaupun anak bermain keluar sendiri tetap harus dalam pengawasan orangtua atau harus ada yang menemani, walaupun sekedar bermain di dalam komplek,” ucap Senior Brand Executive Onny Vitadini Wulandari di Kawasan Senayan Jakarta Selatan.

Pengawasan orangtua terhadap anak yang bermain di luar rumah memang penting dilakukan, sebab ancaman kejahatan juga mengintai.

“Karena bukan hanya takut terjadi kecelakaan, tapi juga faktor kejahatan yang marak saat ini,” Onny menambahkan. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *