Serunya Kemping, Berkano Sambil Panen Durian di Inagro

Agrowisata Edukasi Inagro
VIVA–Ada banyak cara melestarikan alam. Bukan hanya menjaga, melestarikan alam juga bisa dilakukan dengan cara mengenalkan pada anak-anak bagaimana cara bertani.

Belakangan konsep agrowisata mulai marak. Anda tak hanya disuguhi pemandangan alam yang indah, tapi juga berkesempatan untuk belajar melestarikan alam.

Di wilayah Bogor Jawa Barat, tepatnya di jalan Raya Jampang, Desa Karikil KM 7, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, terdapat sebuah perkebunan yang bisa jadi pilihan tempat berlibur Anda di akhir pekan. Berdiri di lahan seluas 76 hektar, perkebunan bernama Inagro ini sangat mudah dijangkau dari ibu kota Jakarta.

Saat VIVA berkunjung ke Ingaro beberapa waktu lalu, sempat mengira Inagro tak jauh berbeda dengan beberapa tempat wisata sejenis yang menawarkan agrowisata edukasi, namun nyatanya tidak demikian lho.

Tak hanya menawarkan konsep agrowisata edukasi yang super fun, Inagro juga punya beberapa fasilitas unggulan dari olahraga kano, tubing, hingga kebun binatang mini. Wow, seperti apa sih? Ini dia liputan VIVA.

Mungkin bagi yang sering pulang pergi ke Bogor lewat area Parung (komplek perumahan Kahuripan) tidak asing lagi dengan Inagro. Karena sepanjang jalan, terdapat papan petunjuk,yang memudahkan pengunjung mengenali perkebunan tersebut.

Agrowisata Edukasi Inagro

Ketika VIVA masuk ke area perkebunan, terasa adem hawa sejuk pedesaan menyergap. Sejauh mata memandang, terlihat pepohonan rindang yang memanjakan mata.

Sugiantoro, marketing edutaiment Inagro, mengatakan bahwa tempat ini dulunya adalah sebuah konservasi dan pembibitan tanaman yang digunakan untuk kebutuhan indurstri. Lalu lama kelamaan Inagro berkembang menjadi pusat edukasi botani, juga laboratorium pengembangan tanaman.

“Inagro sudah ada dari 2006, tadinya PT Intidaya Agrolestari (Inagro) bergerak di bidang agroedukasi, pelatihan pertanian, dan produsen produk pertanian. Sekarang kami mulai berkembang dan dibuka untuk umum di bidang agrowisata,” ujarnya kepada VIVA.

Tak hanya para praktisi, Ingaro juga memiliki program edutainment bagi pelajar, mahasiswa maupun keluarga, untuk menikmati berbagai sumber daya alam sekaligus belajar tentang bagaimana mengembangbiakkan tananaman.

Agrowisata Edukasi Inagro

Wisata edukasi nan menghibur tersebut, antara lain memamerkan berbagai tanaman unggulan seperti beragam jenis pisang yang ditanam dengan pola kultur jaringan. Bahkan, ada ribuan pohon durian dari berbagai spesies, yang bisa dinikmati saat panen.

“Saat panen durian, penunjung dan warga sekitar bisa menikmati berbagai jenis durian, kami punya yang terkenal itu durian pelangi, durian Manokwari dari Papua, dan durian matahari,” ujarnya.

Tak hanya durian, Sugi menambahkan ada beberapa jenis tanaman buah yang juga bisa dinikmati. “Selain durian ada manggis, rambutan, semangka, salak, nanas, serta tanaman buah unik dan langka seperti mamey sapote (sawo raksasa) dan jaboticaba (anggur brazil), lalu ada juga tanaman sayuran komersial seperti cabai, kedelai jepang (edamame), labu butternut squash.”

Agrowisata Edukasi Inagro

Meski banyak jenis buah-buahan ayang bisa dinikmati di sini, namun konsep Inagro bukanlahtaman buah, melainkan agrowisata edukasi. Karenanya pengunjung juga diberi kesempatan untuk tahu bagaimana tanaman-tanaman tersebut dikembangbiakan.

“Pengunjung juga bisa belajar (melihat langsung ke dalam laboratorium) greenhouse yang produksi kultur jaringan, dan pupuk hayati mikoriza. Selain itu juga ada aeroponik (media tanam udara) dan hidroponik (media tanam air).”

Tak cuma itu, ada area persawahan (mina padi) untuk anak-anak belajar mengenal ekosistem persawahan, tentang biota, hingga hama-hamanya.

Mini Zoo

Agrowisata Edukasi Inagro

Bukan hanya mempelajar aneka hayati, namun Anda dan keluarga bisa melihat konservasi hewan yang cukup langka yaitu, Tedong Saleko atau kerbau belang asal Toraja yang punya nilai sejarah tinggi.

“Selain Tedong Saleko kami juga punya beberapa kerbau lokal, rusa axis, penangkaran burung merak juga peternakan ikan, salah satunya lele dumbo dan ikan gabus.”

Untuk area budidaya ikan, diakui Sugi bahwa Inagro adalah salah satu tempat yang cukup berhasil dalam budidaya ikan gabus.

“Banyak yang belajar ke sini, karena budiaya gabus itu tidak mudah. Selain gabus kita punya ikan sidat, black ghost dan king fisher.”

Lebih lanjut Sugi mengatakan bahwa Inagro bisa dibilang kebun binatang mini yang bisa digunakan sebagai tempat belajar bagi anak-anak.

Lokasi kamping, outboond hingga tubing

Agrowisata Edukasi Inagro

Bagi penggemar olahraga, Ingaro juga menyediakan beberapa jenis olahraga dari yang santai hingga yang ekstrim.

“Ada fun bike, kami menyediakan puluhan unit sepeda untuk digunakan keliling perkebunan, ada fasilitas lapangan tennis, untuk anak-anak bisa ikut outboond, lalu ada olahraga kano dan tubing.”

Lebih lanjut Sugi berujar, di area Inagro ini terdapat tigadanau yang bisa digunakan untuk olahraga kano. Di sisi lain ada aliran sungai yang bisa digunakan untuk tubing. Selain itu Anda tak peru khawatir karena tempat ini juga menyediakan alat-alat yang menunjang peserta, dan para instruktur berpengalaman.

Eh, belum selesai sampai di situ lho, Inagro juga menyediakan fasilitas wisma penginapan, juga area kemping yang cukup memadai. Jadi, bagi Anda yang datang dari jauh, tak perlu repot-repot mencari tempat penginapan.

Jika Anda tertarik berkunjung ke Ingaro, VIVA sarankan untuk reservasi dan mencari info kunjungannya melalui website Ingaro. Selain itu, wisata Ingaro ini hanya ditujukan untuk keluarga, dan paket kunjungan sekolah. Nantinya akan disedikan kendaraan dan pemandu untuk keliling area tersebut. Hmm, seru sekali kan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *