Mensos Petakan 5 Titik Posko Dapur Umum di Palu

Warga melintas di area lokasi terkena gempa di Petabo, Palu Selatan, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Oktober 2018.
VIVA– Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan sudah memetakan lima titik untuk pendirian posko dapur umum di Palu, Sulawesi Tengah. Agus mengakui sampai sekarang masih terdapat hambatan urusan logistik yang belum sampai ke lokasi.

“Saya arahkan ke 5 titik utama yang setelah kami survei, bukan Donggala ya tapi di Palu, menjadi titik-titik terberat. Itu ada di daerah Balaroa, Pantai Talise, Desa Petobo, di daerah Pantola dan di wilayah hotel Roa-Roa,” kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 1 Oktober 2018.

Agus mengatakan sudah menginstruksikan agar semua unit mobil terkait bantuan logistik ke lima wilayah tersebut. “Jadi sudah saya perintahkan semua unit mobil masuk ke lima wilayah itu, daerah prioritas,” jelas Agus.

Menurut dia, satu unit mobil dapur umum bisa memasak hingga 2.000 nasi bungkus untuk pengungsi. Kemudian, per hari ditargetkan satu mobil bisa memasak sampai tiga kali.

“Jadi kalau 3 kali masak sehari bisa 6 ribu nasi bungkus, itu dari satu unit,” tutur Mensos.

Kemudian, kendala jaringan bank yang belum berfungsi normal juga turut menghambat pengiriman dana untuk belanja logistik. Sementara, dana itu hendak digunakan untuk membeli bahan makanan dan bahan bakar.

“Misalnya gas tabung sebelum masak, bensin kendaraan, kemudian ketersediaan bahan untuk masak. Masak sayur mayurnya harus ada bahan-bahannya. Itu kan harus belanja,” ujar dia.

Gempa dan tsunami yang terjadi Jumat 28 September 2018 menyebabkan ribuan bangunan di Palu porak poranda. Jumlah korban meninggal pun terus semakin bertambah.

Data per 1 Oktober 2018 siang, jumlah korban tewas sudah mecapai 844 orang. Kebanyakan warga yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan dan terseret gelombang tsunami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *