Ternyata Begini Skema Penilaian Piala Citra FFI 2018

Lukman Sardi
VIVA– Festival Film Indonesia (FFI) siap menggelar ajang Piala Citra 2018. Tahapan penjurian berlangsung pada 2-25 Oktober 2018, pengumuman nominasi direncanakan 6 November 2018 dan Malam Anugerah pada Desember 2018.

Sebanyak 110 film garapan sineas Tanah Air yang tayang di bioskop maupun tayangan berbayar dari 1 Oktober 2017-31 September 2018, masuk dalam penilaian Komite Juri FFI yang diketuai sutradara Nia Dinata.

“Sistemnya bukan mendaftar, kalau tayang dari tanggal 1 Oktober 2017 sampai 31 September 2018 otomatis dia masuk untuk diseleksi. Setelah asosiasi merekomendasikan, asosiasi memunculkan 25 film yang dibagi ke nominasi dalam setiap kategori,” ujar Lukman Sardi selaku Ketua Komite FFI di Metropole XXI, Jakarta, Senin malam, 1 Oktober 2018.

Tahun ini, penetapan nominasi dilaksanakan melalui rekomendasi asosiasi profesi dan komunitas dan 10 juri mandiri. Setelah dibagi dalam setiap kategori nominasi, selanjutnya pemenang akan ditentukan melalui sistem voting di bawah pengawasan konsultan publik independen, Deloitte Consulting.

“Komite tidak akan tahu hasilnya. Tentu kami juga akan mengambil juri-juri mandiri. Fungsinya untuk memperkaya penilaian itu sendiri. Bisa dari budayawan, sosiolog, atau kritikus film. Skemanya seperti itu,” kata Lukman.

Komite Juri FFI juga menetapkan tiga kriteria yang digunakan sebagai dasar penilaian, yaitu gagasan dan tema, kualitas estetika, serta profesionalisme. Selain film panjang yang telah lulus sensor, film pendek di bawah durasi 50 menit juga masuk dalam kategori penilaian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *