15 Truk dan 1.000 Kantong Jenazah Disiapkan untuk Korban Gempa Palu

Warga berusaha mengidentifikasi anggota keluarganya di antara jenazah korban gempa dan tsunami di Pantai Talise Palu, Sulawesi Tengah
VIVA– Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, bukan hanya bantuan alat berat, tapi bantuan tenaga medis juga diupayakan terus bertambah.

Menurut Sutopo, karena rumah sakit tidak memadai, tim penanggulangan sepakat untuk membentuk rumah sakit darurat di lapangan. Selain itu, banyak pasien yang ingin dirawat di luar rumah sakit karena khawatir gempa susulan.

“Penanganan medis, jenazah, obat-obatan terus berdatangan. Karena rumah sakit tidak memadai, didirikanlah rumah sakit di lapangan. Banyak pasien yang ingin dirawat di luar mengantisipasi gempa susulan,” kata Sutopo di kantor BNPB Jakarta Timur, Selasa 2 Oktober 2018.

Sutopo menuturkan, padaSenin 1 Oktober 2918 sudah ada 153 jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)Paboya dan beberapa di TPU sekitarnya.

“Hari ini dimakamkan jenazah lebih banyak. Sudah disiapkan 15 truk dan 1.000 kantong jenazah,” ungkapnya.

Dia menekankan, jenazah harus segera ditemukan dan dimakamkan. “Sudah ada bau-bau yang tidak sedap,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *