Usai Gempa Donggala, Tambang Emas BMRS Rusak dan Dihentikan

Kegiatan penambangan Bumi Resources Minerals, anak usaha Bumi Resources.
VIVA– PT Bumi Resources Minerals Tbk, atau BMRS memastikan dampak gempa yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah, tak memakan korban jiwa di lingkungan kantor pusat PT Citra Palu Mineral, anak perusahaan BMRS.

Dikutip dari keterangan tertulis BMRS, Selasa 2 Oktober 2018, melaporkan bahwa karyawan yang berada di kantor maupun mess karyawan dalam keadaan selamat. Seluruhnya mencapai 46 orang karyawan.

Selain itu, karyawan yang berada di lokasi tambang emas di Poboya River Reef, juga tercatat dalam keadaan selamat. Namun, ada dua karyawan alami cedera pada pergelangan kaki dan dirawat di Rumah Sakit Anutapura Palu.

Director & Investor Relations BMRS, Herwin W. Hidayat mengatakan, dalam peristiwa tersebut perusahaan juga mendirikan tenda di lokasi kantor pusat untuk perlindungan, penampungan pasokan makanan, peralatan media, dan logistik.

“Sejauh ini, anak usaha dari BRMS lainnya, yaitu PT Gorontalo Minerals (Gorontalo, Sulawesi) juga telah memberi dukungan logistik terhadap CPM dalam pengiriman bahan bakar minyak, kebutuhan sandang pangan, dan pasokan medis melalui transportasi darat,” jelasnya.

Tak sampai di situ, BRMS juga melaporkan bahwa seluruh aktivitas di lokasi tambang Poboya River Reef yang mencakup Survei Topografi untuk konstruksi fasilitas pengolahan, survei geoteknik untuk pekerjaan sipil, dan survei pembangunan jalan, untuk sementara waktu telah dihentikan.

“Penghentian dilakukan sampai keadaan dan kondisi di lokasi terkait kembali stabil dan membaik,” ujar Herwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *