Akal-Akalan Pedagang agar Motor Bekas Tetap Kinclong

Pedagang bikin kinclong motor bekas.
VIVA– Beragam merek dan jenis sepeda motor ditawari oleh pedagang motor bekas. Untuk menarik minat konsumen, bukan hanya harga bersaing saja yang dijadikan patokan, kondisi motor ternyata juga menjadi perhatian.

Pedagang dari showroom motor bekas Al Bin Said Motor, Najlaa mengatakan, dirinya menolak jika ada yang menawarkan motor bekas tabrakan untuk menjaga kualitas barang yang dijual.

“Bekas tabrakan parah, biasanya kami enggak ambil. Kalau cuma lecet sedikit, kami perbaiki dulu, baru dipajang,” kata Najlaa kepada VIVA, Selasa 2 Oktober 2018.

Agar tampilan motor yang dipajang lebih menarik, kata Najlaa, biasanya motor dipoles hingga mengkilap dan warnanya terlihat seperti baru. “Kami rapikan semua. Dicuci dulu, kemudian dipoles dan disemir bannya,” kata dia.

Terpisah, pemilik showroom motor bekas Iwan Motor di Condet Jakarta Timur, Iwan mengatakan, sebelum dipoles biasanya motor dilakukan pengecekan.

“Jadi saat motor kami terima dari orang, kami buka dulu semua, dan baru bisa terlihat kondisi motor. Kalau ada yang rusak kami perbaiki, atau saat harus ganti kami belanja dan ganti semua,” kata Iwan.

Iwan mengatakan, agar tampilan lebih menarik, bukan hanya sekadar dipoles, dia bersama tim-nya juga mengecek kondisi bodi dan sambungannya. Bahkan jika harus diganti, dia pun tak segan melakukan penggantian dengan barang orisinal. Cara ini sangat berpengaruh untuk harga jual motor yang dia tawarkan kepada konsumen nantinya.

“Dicuci semua dulu, baru kita poles bodinya pakai obat poles. Sampai pelek dan bagian lainnya juga kita rapikan. Jadi orang pas datang, senang lihat motor incarannya masih mulus,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *