11 Anggota Polri Jadi Korban Gempa Sulteng

Pemakaman Korban Gempa dan Palu
VIVA– Sebanyak 11 anggota Polri ikut menjadi korban gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah. Sembilan anggota ditemukan lebih awal dan dua anggota lainnya ditemukan pada Selasa, 2 Oktober siang tadi.

“Perkembangan terakhir korban dari anggota Polri sejumlah 11 orang. Sembilan orang ditemukan sebelumnya dan dua orang baru ditemukan siang tadi,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Jakarta, Selasa 2 Oktober 2018.

Setyo menambahkan, sembilan orang anggota Polri yang ditemukan meninggal awal mendapatkan kenaikan pangkat anumerta. “Karena yang bersangkutan sedang melakukan tugas dan gugur dalam tugas,” ujarnya.

Terkait pemberian bantuan, Setyo mengimbau agar berkoordinasi dengan satgas atau posko gabungan untuk pengawalan dan pendistribusian. “Jadi jangan sendiri-sendiri karena kami sulit kontrol dan mengamankan,” katanya.

Setyo pun menyebut, situasi di Palu, Donggala, dan Sigi sejak tanggal 1 Oktober sudah perlahan mulai kondusif. Adapun pasokan distribusi BBM akan terus dikawal TNI Polri agar tak ada aksi penjarahan.

Personel pengamanan, kata Setyo, sudah melakukan penjagaan di seluruh lokasi rawan dan patroli dari fungsi preventif serta fungsi reskrim terus dilakukan.

“Personel Polri memaksimalkan misi kemanusiaan siang malam terutama berusaha membuka jalur wilayah yang masih terhambat transportasinya, situasi sudah terkendali jadi jangan khawatir tidak ada yang perlu dikhawatirkan.” (mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *