Data Ekonomi AS Positif, Harga Emas Bertahan Menguat

Emas batangan
VIVA– Harga emas internasional Kamis pagi, diperdagangkan naik tipis, setelah mengalami kerugian pada sesi sebelumnya. Data ekonomi Amerika Serikat, yang kuat dan agresifnya Federal Reserve dalam kebijakannya, membuat dolar menguat.

Dilansir dari CNBC, Kamis 4 Oktober 2018, harga emas di pasar spot naik 0,1 persen ke level US$1.198,16 per ons. Sedangkan emas berjangka AS, turun 0,1 persen ke level US$1.202,1 per ons.

Adapun untuk indeks yang mengukur dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia utama naik 0,3 persen, setelah sebelumnya naik ke puncak tertinggi dalam enam minggu di level 96,116.

Emas domestik

Sementara itu, di dalam negeri, harga emas PT Aneka Tambang Tbk, tak berubah atau stagnan dibandingkan harga emas kemarin.

Dikutip dari data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Kamis 4 Oktober 2018, untuk pembelian di kantor Pulogadung, Jakarta Timur, emas dibanderol Rp665 ribu per gram.

Selanjutnya, untuk pembelian kembali atau buyback, Antam menetapkan harga Rp581 ribu per gram, atau naik Rp1.000 dari perdagangan kemarin.

Adapun harga emas berdasarkan ukuran di antaranya, emas lima gram Rp3,15 juta, 10 gram Rp6,24 juta, 25 gram Rp15,49 juta, dan 50 gram Rp30,91 juta. Kemudian, emas 100 gram dibanderol Rp61,75 juta, 250 gram Rp154,12 juta, dan emas 500 gram Rp308,04 juta.

Untuk produk Batik all series, ukuran 10 gram dan 20 gram dipatok masing-masing Rp6,91 juta dan Rp13,26 juta. Selanjutnya, produk edisi Idul Fitri, ukuran dua dan lima gram dipatok Rp1,34 juta dan Rp3,20 juta.

Transaksi pembelian emas langsung di kantor Antam, Pulogadung, setiap harinya dibatasi 150 antrean. Hari ini emas ukuran dua gram, tiga gram, lima gram ,dan 500 gram tidak tersedia. (asp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *