PMI Imbau Warga Sekitar Sulteng Donor Darah untuk Korban Gempa

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) mendata kantong darah
VIVA–Palang Merah Indonesia hingga saat ini telah menyalurkan 100 kantung darah ke wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Terutama untuk masyarakat yang berada di Palu dan Donggala.

Kepala Biro Humas PMI Pusat Aulia Arriani memastikan, meski kantung-kantung darah tersebut telah dikirimkan sebanyak 100 kantung, namun stoknya masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat di sana yang terdampak bencana alam.

“Masih mencukupi stoknya. Kami sudah dropping 100 kantong darah yang diterbangkan dari Halim (Bandara Halim Perdanakusuma),” kata dia dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu, 6 Oktober 2018.

Namun begitu, dia tetap berharap masyarakat agar dapat terus mendonorkan darahnya demi memasok kebutuhan darah bagi para korban yang terdampak bencana di sana.

“Kami imbau terutama masyarakat lokal yang berada di sekitar sana supaya penyalurannya bisa cepat. Ada 400 kantong darah di sana sekarang yang tersedia dan akan terus kami pasok,” tuturnya.

Dia menyebutkan, untuk kebutuhan kantong darah saat ini belum dapat dipastikan berapa besarannya yang harus disiapkan. Sebab, masih tergantung dari informasi yang terus berkembang dari Unit Donor Darah atau UDD Kota palu.

“Kami dapat info dulu dari UDD Kota Palu, kalau mereka mengatakan sudah cukup dari Kota Palu, warga di sini sudah melakukan donor darah, maka tidak perlu dikirimkan. Karenakami tidak akan menggerakan bantuan dari luar Kota Palu,” ungkapnya.

“Tapi kalau mereka bilang, oke nih ternyata masih kurang, warganya juga masih banyak yang takut, misalnya, dan tidakmau donor darah dan butuh kantung darah, maka ya kamimobilisasi dari kota-kota terdekat. Karena kan darah enggak boleh jangka waktu yang lama ya dari empat, jadi ya memang harus segera,” tuturnya. (ase)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *