Kalau Masak Daging Sapi, saat Matang Jangan Langsung Dimakan

Ilustrasi steak.
VIVA– Memasak dan mengolah daging sapi bisa dibilang susah-susah gampang. Salah sedikit saja, daging yang diolah bisa-bisa menjadi alot atau bahkan keras.

Dalam sebuah sesi demo masak diacara 'Taste New Zealand', Chef William Gozali mengatakan, mengolah daging, terutama membuat steak, baiknya daging di-resting atau didiamkan terlebih dahulu sebelum disajikan. Lantas mengapa daging perlu diistirahatkan sebelum disantap?

“Setiap daging yang dimasak itu, terutama daging merah, ketika dimasak dia tegang. Karena itu perlu di-resting atau diistirahatkan dahulu,” ungkap William saat ditemui di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Oktober 2017.

Menurutnya, daging perlu didiamkan agar lebih rileks. Pada saat itu, daging juga akan menjadi lebih empuk. Ini karena distribusi serat akan lebih merata ketika daging didiamkan terlebih dahulu.

William menjelaskan, lamanya proses resting tergantung dari waktu memasak daging dan juga ketebalan daging itu sendiri. Ia mengatakan, daging perlu diistirahatkan sepertiga dari waktu memasak.

“Jangan terlalu lama karena kalau terlalu lama juga akan jadi dingin dan justru malah kurang lezat,” kata dia.

Untuk proses mengolah daging sendiri, ia menyarankan untuk memasaknya pada tahapan medium rare agar teksturnya pas dan daging lebih juicy. (ase)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *