Kalah dari Arema FC, Pelatih Persebaya Sesalkan Keputusan Wasit

Konferensi pers Persebaya Surabaya usai melawan Arema FC
VIVA– Persebaya Surabaya dipaksa gigit jari saat bertandang ke Stadion Kanjuruhan, Malang, markas Arema FC, Sabtu 6 Oktober 2018. Pada laga pekan ke-24 Liga 1 2018 itu, mereka kalah 0-1.

Arema FC mencetak gol melalui Ahmad Nur Hardianto saat pertandingan memasuki menit 70. Semuanya berawal dari eksekusi yang dilakukan Makan Konate.

Bola sempat diblok oleh kiper Persebaya, Miswar Saputra. Namun, Hardianto berhasil menyambar bola muntah di depan gawang.

Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman mengatakan timnya telah bermain maksimal menghadapi tuan rumah. Dia juga mengakui Arema FC bermain disiplin sehingga timnya gagal mencetak gol.

“Kita kalah, tidak bisa bawa poin ke Surabaya, saya ucapkan selamat kepada Arema. Kita bisa imbangi tuan rumah, tapi kami tidak bisa cetak gol, Arema disiplin,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu.

Meski begitu, Djanur mempertanyakan kepemimpinan wasit Dodi Setya Purnama. Dia menilai sang pengadil terlalu sering memberi pelanggaran kepada Arema FC, termasuk yang prosesnya menjadi gol.

“Sebetulnya itu tendangan bebas bisa dilihat di rekaman ulang. Proses gol juga tidak seharusnya gol jika tidak pelanggaran,” ujar Djanur.

“Secara naluri kami sebenarnya ingin bermain menyerang. Tapi kita cenderung bertahan, dan Arema mampu membongkarnya. Tapi gol tercipta karena banyak pelanggaran di area kami,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *