Motor Custom Bukan Sekadar Pajangan

Ratusan Motor Custom di Kustomfest 2018
VIVA–Membuat sepeda motor custom ternyata bukan hanya sekadar mengandalkan kreativitas dan ide unik. Kendaraan bermotor roda dua tersebut juga harus bisa berfungsi dengan normal.

Sebab, motor custom dibangun dengan biaya yang tidak murah. Selain itu, motor juga kerap mewakili aura pemilik, atau bahkan identitas rumah modifikasi yang membuatnya.

Direktur Kustomfest, Lulut Wahyudi mengatakan, festival motor custom seperti Kustomfest baiknyatidak hanya mengejar jumlah peserta, tetapi juga kualitas hasil rancang bangun yang dilakukan builder lokal.

“Banyak juri dari luar negeri terkesima,karena hanya Kustomfest yang melakukan tes jalan pada motor custom.Ini bukti, bahwa kami bukan hanya mengejar jumlah peserta yang masuk arena, tetapi kami melakukan uji (jalan),” ujarnya di Yogyakarta, Senin malam 8 Oktober 2018.

Pameran motor custom Kustomfest

Tak ingin main-main dengan kualitas motor yang ikut serta, Lulut yang juga builder dari Retro Classic Cycles ini mengatakan, setiap tahun tes jalan motor custom dilakukan di area outdoor gelaran Kustomfest.

“Kami tak ingin main-main, jadi motor tetap harus bisa berfungsi. Tes yang harus dilakukan builder pada motornya mulai dari tesstatisioner untuk memastikan kerja mesin optimal, kemudian tesstop and go untuk menguji keseimbangan motor, brake test, dan riding di jalur angka delapan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *