Terlalu Pemilih Bikin Otak Jadi Lemot

Ilustrasi orang sedang berfikir.
VIVA–Sebuah penelitian memetakan bagaimana kelebihan bekerja pada otak bisa membuat pikiran manusia mundur dari membuat keputusan.

Hal ini terjadi karena hal-hal yang harus dipilih terlalu banyak. Penelitian ini mengidentifikasi area pada otak yang membantu manusia membuat keputusan, antara membuat keputusan atau tidak.

Bagian itu khususnya pada anterior cingulate cortek atau ACC, yaitu bagian di mana menimbang sebuah manfaat dan striatum untuk menentukan nilai.

Para peneliti menggunakan 19 relawan dalam studi ini. Mereka diberi pilihan gambar landscape untuk dicetak pada t-shirt atau cangkir. Saat itu, aktivitas di kedua area menjadi meningkat saat jumlah pilihan meningkat.

Hal tersebut terlihat pada hasil mesin fMRI. Saat pilihan gambar di atas 12, aktivitas mulai tertinggal lagi. Para peneliti menyatakan bahwa ini menunjukkan bagaimana interaksi antara striatum dan ACC.

Keduanya menimbang hal paling potensial untuk imbalan terhadap jumlah pekerjaan yang dibutuhkan untuk mendapatkan hadiah.

Dalam hal ini menemukan gambar sempurna untuk dicetak terhadap memilih puluhan gambar. “Idenya adalah yang terbaik dari 12 kemungkinan adalah agak bagus. Sedangkan untuk yang terbaik dari 24 tidak ada peningkatan,” kata Colin Camerer, dikutip dari Science Alert, Selasa 9 Oktober 2018.

Menurut salah satu peneliti dari California Institute of Technology, Amerika Serikat ini, aktivitas otak yang sama tidak menunjukkan saat subyek diminta untuk hanya menelusuri gambar. Namun, pilihan pada 12 kemungkinan bukan berlaku di semua aktivitas.

Banyak faktor yang berebda seperti karakteristik individual, seberapa besar imbalannya dan sesulit apa untuk memilih. Camerer mengestimasi jumlah terbaik untuk memilih antara 8 hingga 15. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *