700 KK Akan Ditertibkan untuk Pembangunan Kampus UIII Depok

Rumah Cimanggis Peninggalan Kolonial Belanda. Warga sekitar perumahan ini akan ditertibkan
VIVA– Ketua Harian Komite Pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UII)Komarudin Hidayat mengatakan, penertiban lahan untuk pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UII) akan terjadi pada 700 Kepala Keluarga (KK).

Menurut dia, untuk mempercepat penertiban lahan ini pihaknya meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk berperan aktif. “Penertiban lahan, kita ada lahan 143 hektare untuk kampus ini, tapi sebagian masih dihuni. Mereka sebenarnya ilegal,” ujar Komarudin di Gedung Sate Kota Bandung Jawa Barat, Selasa 9 Oktober 2018.

Pihaknya mengakui akan ada dinamika penolakan dalam penertiban lahan tersebut. Mantan RektorUIN Jakarta itu berharap, pemerintah daerah turun tangan untuk mempermudah penerimaan masyarakat terdampak.

“Kalau ilegal tahu kan wataknya. Kalau dikasih pesangon mereka nggak punya alasan, tapi gak dikasih ngamuk-ngamuk, nah ini bagaimana kita cari solusi, lobi-lobi,” katanya.

Gubernur Jawa Barat sebagai kepanjangan tangan Presiden Jokowi diharapkan ikut menuntaskan pembebasan lahan akhir tahun ini. “700 kepala keluarga kurang lebih, belum tahu ini (harganya berapa) tergantung tim (terpadu) ini melakukan perhitungan. Target lahan bebas kalau bisa akhir tahun ini bebas,” kata Komarudin menambahkan.

“Siapa saja yang tinggal disitu yang sesungguhnya tidak berhak, kalau toh nanti ingin ngasih kerohiman itu dihitung sudah berapa lama disitu, usahanya apa kemudian yang layak menurut peraturan berapa jumlahnya.” (mus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *