Universitas Bakrie Luluskan 395 Mahasiswa Siap Saing di Tingkat Global

Sidang Terbuka Senat Universitas Bakrie
VIVA– Universitas Bakrie, Selasa 9 Oktober 2018, menggelar Wisuda ke-VIII di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Sebanyak 395 wisudawan lulus dan siap bersaing di era industri 4.0.

Rektor Universitas Bakrie,Prof. Ir. Sofia W. Alisjahbana, M.Sc., Ph.D mengatakan, para lulusan baru ini sudah dipersiapkan untuk persaingan di tingkat global.

“Mudah-mudahan para alumni ini bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kami sudah memberikan bekal sesuai dengan visi kami sebagai global university,” ujar Sofia saat ditemui usai pelantikan wisudawan di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa 9 Oktober 2018.

Universitas Bakrie memang memiliki komitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas, berbasis experimental learning, yang didukung oleh kemapanan sektor Industri Kelompok Usaha Bakrie.

Saat ini, Universitas Bakrie juga telah bekerjasama dengan institusi di luar negeri seperti Aarhus University Denmark, Tohoku University, Nihon University, University Teknologi Mara, Universiti Utara Malaysia, University Thun Hussein Onn Malaysia, dan Kedutaan Besar Negara Sahabat di Jakarta.

Tak hanya mencetak prestasi, para lulusan ini juga diharapkan bisa menciptakan inovasi di masa datang. Serta, mampu beradaptasi dengan perubahan dunia kerja dan realitas.

“Kami senantiasa berusaha memberikan yang terbaik melalui Universitas Bakrie. Bukan hanya memberikan pengetahuan akademis tapi juga nonakademis untuk meningkatkan soft skills bahwa sukses di dunia kerja bukan hanya membutuhkan hard skills tapi juga soft skills,” ujar Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie Ike Nirwan Bakrie.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Partisipasi Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Kementerian Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Maydian Werdiastuti, memberikan kepada para wisudawan bisa memberikan ilmu yang sudah mereka dapat agar bermanfaat dan dirasakan masyarakat.

“Harapan bisa berkompetisi secara sehat dan kalau tidak bisa mendapatkan pekerjaan kami harapkan bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” kata Maydian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *