6 Hal yang Wajib Didiskusikan dengan Pasangan Sebelum Menikah

Ilustrasi komitmen pernikahan
VIVA– Bukan hal yang mudah mempersiapkan mental sebelum memutuskan untuk menikah. Menurut para ahli, masalah pranikah, jika tidak didiskusikan secara tepat waktu, bisa memberikan dampak yang tak bisa diperbaiki di dalam kehidupan pernikahan. Sayangnya, dalam kesenangan dan ketidaksabaran melangsungkan pernikahan, sebagian besar orang justru mengabaikan isu ini.

Jadi, jika Anda berencana untuk menikah, pastikan Anda mendiskusikan enam hal berikut dengan pasangan Anda, seperti dilansir laman Times of India.

Mantan kekasih
Setiap orang punya masa lalu dan tidak bisa melepaskan diri dari itu. Saat Anda berencana berbagi kehidupan dengan seseorang, dia harus tahu pengalaman cinta Anda dan bagaimana pengalaman itu memengaruhi hidup Anda.

Tanggung jawab rumah tangga
Meskipun sudah diperkirakan istri yang akan bertanggung jawab atas pekerjaan rumah dan suami berkewajiban menjaga keuangan keluarga, tapi waktu berubah dan tidak ada lagi peran yang ditetapkan. Jika suami dan istri sama-sama profesional dan bekerja untuk mendapatkan penghasilan, mereka harus mendiskusikan peran mereka sebelum menikah.

Status keuangan
Setuju atau tidak, uang bisa membuat hubungan membaik atau memburuk. Karena itu, penting untuk memberitahu calon pasangan Anda mengenai status keuangan Anda. Hanya ketika kedua pihak berada pada pandangan yang sama, mereka bisa merencanakan masa depan sesuai dengan kemampuan.

Harapan mertua
Kita tidak menikah dengan satu orang, tapi satu keluarga. Karenanya, penting agar Anda memberitahu pasangan mengenai orang tua Anda dan harapan mereka terhadap anggota keluarga baru. Ingat, menjadi tanggung jawab Anda untuk mempersiapkan pasangan untuk masa depan dan memberitahunya mengenai gaya hidup Anda dan keluarga sebelum menikah.

Perbedaan budaya
Ketika dua orang datang dari latar belakang budaya yang berbeda, menyesuaikan diri dengan keluarga baru bisa sedikit menantang. Perjalanan tersebut bisa sedikit lebih mudah jika kedua pihak saling membantu memahami latar belakang budaya mereka sebelum menikah.

Harapan
Kita semua punya harapan terhadap kehidupan dan orang-orang yang menjadi bagian hidup kita. Jadi, hal yang alamiah jika kita punya harapan dari orang yang akan hidup bersama kita. Seringkali kekecewaan merupakan akibat dari harapan yang tidak terpenuhi. Hal ini bisa berdampak buruk pada hubungan pernikahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *