Iklan di Media Massa, Bawaslu Minta Peserta Pemilu Ikut Aturan

Bawaslu luncurkan gugus tugas pengawasan, pemantauan, pemberitaan Pemilu 2019.
VIVA– Ketua Badan Pengawas Pemilu, Abhan meminta peserta pemilu untuk menahan diri berkampanye di media massa. Sebab, untuk pemilu 2019 KPU membatasi kampanye di media hanya 21 hari.

Abhan menjelaskan, jika peserta pemilu terbukti melakukan pelanggaran di luar jadwal yang ditentukan, maka Bawaslu akan langsung menindak.

“Iklan di media massa diatur sejak 24 Maret sampai 13 April 2019. Jika ada yang melakukan pelanggaran di luar jadwal itu, tentu akan ditindak,” kata Abhan di Jakarta Pusat, Rabu 10 Oktober 2018.

Abhan menuturkan, meski dibatasi peserta pemilu tidak usah berkecil hati. Sebab kampanye masih bisa dengan cara lain.

“Peserta pemilu tidak perlu berkecil hati, masa kampanye dibatasi lewat televisi dan media massa. Tapi, bisa lewat tatap muka dan lainnya,” katanya.

Guna mempermudah kerja Bawaslu, Abhan mengungkapkan pihaknya bekerjasama dengan Bawaslu, KPI, dan KPU DKI Provinsi DKI Jakarta. Ini ditandai dengan dibentuknya gugus tugas.

“Lembaga ini akan bertugas mengawal tahapan pemilu agar terwujudnya kampanye yang jujur, adil dan berintegritas,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *