2 Gol Salto Liga Champions Penyebab Madrid Dilanda Krisis?

Pertandingan Sevilla kontra Real Madrid di ajang La Liga
VIVA – Real Madrid dalam krisis. Performa mereka jauh dari harapan. Bukti kuat adalah rentetan hasil buruk yang didapatkan.

Dalam empat pertandingan Madrid tidak pernah menang. Malah tiga di antaranya berujung kekalahan. Lebih buruk lagi, dalam kesempatan itu mereka mandul, alias tidak mampu mencetak gol sama sekali.

Perubahan komposisi tim dan peralihan tampuk pelatih diduga menjadi penyebabnya. Tidak ada lagi Cristiano Ronaldo yang selama ini menjadi mesin gol Los Blancos. Juga hilangnya peran Zinedine Zidane sebagai peracik taktik yang dalam tiga musim terakhir berhasil memberikan gelar Liga Champions secara beruntun.

Merunut ke belakang, perubahan drastis Madrid yang kini menyeret mereka dalam krisis sejatinya bermuara kepada dua gol cantik di Liga Champions musim kemarin.

Dua gol tersebut dihasilkan melalui tendangan salto, masing-masing oleh Ronaldo serta Gareth Bale.

Ronaldo mencetak gol dengan aksi akrobatik di leg pertama perempatfinal Liga Champions melawan Juventus. CR7 membobol gawang Gianluigi Buffon di depan publik Allianz Stadium.

Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo (biru), melakukan tendangan salto untuk mencetak gol kedua.

Lesakan itu pun punya andil besar membawa Madrid lolos ke semifinal hingga akhirnya menjadi juara. Tapi siapa yang menyangka jika gol itu juga yang akhirnya membuat Madrid harus rela kehilangan Ronaldo.

Dalam pengakuannya, Ronaldo menyatakan jika sambutan serta respek dari Juventini atas golnya tersebut tidak bisa dilupakan dan sedikit banyak telah menjadi pertimbangan untuk menerima pinangan dari Bianconeri, seperti ditulis Football Italia.

Lain lagi dengan gol salto Bale yang dibuatnya di final Liga Champions melawan Liverpool. Lesakan itu diduga menjadi penyebab Zidane melepas jabatan pelatih.

Sebelum gol tersebut Zidane dan Presiden Florentino Perez sudah sepakat untuk melepas Bale. Nantinya, uang hasil penjualan bintang asal Wales itu akan dipakai untuk membiayai transfer pemain besar lain, seperti Eden Hazard, Harry Kane atau Mohamed Salah.

Megabintang Real Madrid, Gareth Bale

Tapi tendangan akrobatik Bale yang membuat kiper Liverpool, Loris Karius, tidak berkutik mengubah segalanya. Perez ganti menyanjung mantan pemain Tottenham Hotspur itu dan pastinya menolak untuk melepas di akhir musim. Malah orang nomor satu di Madrid tersebut sampai mengatakan kalau Bale lebih penting dari seorang Ronaldo.

Sikap Perez itu membuat Zidane kecewa. Dia merasa telah dikhianati oleh sang presiden. Tanpa pikir panjang pria asal Prancis itu memutuskan mundur dari jabatannya, seperti dikutip Mirror. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *