Jokowi akan Hadiri Istighotsah Sejuta Santri, NU Jamin Tak Politis

Konferensi Pers Istighotsah Kubro PWNU Jawa Timur 2018.
VIVA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur akan menggelar istighotsah kubro dengan estimasi jemaah sejuta orang dari kiai, santri dan masyarakat di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada 21 Oktober 2018, mendatang. Presiden Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin diundang untuk hadir dalam rangkaian Hari Santri Nasional atau HSN itu. 

Kendati akan dihadiri Jokowi dan KH Ma'ruf Amin, Ketua Panitia acara tersebut, Reza Ahmad Zahid, menjamin istighotsah kubro dan doa bersama nantinya jauh dari kesan politis. Diketahui, Jokowi-Ma'ruf Amin saat ini berduet sebagai calon presiden-wakil presiden pada Pilpres 2019. 

Reza berdalih, acara tersebut berskala besar dan dihadiri sejuta orang. Adalah wajar jika Presiden RI hadir. Selain itu, kegiatan tersebut adalah dalam rangka HSN. “Jokowi lah presiden yang menetapkan tanggal 25 Oktober sebagai Hari Santri Nasional,” katanya di kantor NU Jatim, Surabaya, pada Kamis, 11 Oktober 2018. 

Adapun Ma'ruf Amin diundang dalam kapasitasnya sebagai tokoh dan sesepuh NU. Diketahui, kata Reza, Ma'ruf Amin adalah Rais Aam NU sebelum akhirnya mundur karena jadi cawapres. “Beliau juga aktif hadir setiap ada acara seperti ini di Jawa Timur,” tandasnya. 

Panitia, terang Reza, menerapkan batasan pengibaran bendera dan pemasangan simbol-simbol di lokasi acara untuk mengantisipasi oknum atau kelompok tertentu memanfaatkan kegiatan itu untuk kepentingan politik. Salah satunya dengan hanya memasang dua macam bendera saja, yakni bendera merah-putih dan lambang NU. “Panitia melarang bendera atau atribut parpol,” ucapnya. 

Pria biasa disapa Gus Reza itu menuturkan, kegiatan HSN nantinya diawali dengan kirab santri yang diikuti Jokowi, diformat semacam jalan-jalan santai pagi. Start kirab dari alun-alun Kota Sidoarjo dan berakhir di GOR Delta. “Setelah itu dilanjutkan acara istighotsah kubro di GOR,” katanya. 

Sembilan kiai dipilih untuk memimpin doa. Di antaranya KH Ma'ruf Amin, Rais Aam NU KH Miftachul Akhyar, Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH Anwar Mansur, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, KH Nawawi Abdul Djalil. “Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, juga diundang,” tandasnya. 

Istighotsah kubro berfokus pada doa bersama untuk keselamatan dan persatuan bangsa. Rentetan bencana alam yang melanda sejumlah daerah di negeri ini jadi dasar pikiran doa bersama digelar. “Para kiai resah atas bertubi-tubi bencana yang melanda, karenanya berkeinginan menggelar istighotsah kubro,” ujar Reza. (ren)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *