Sriwijaya FC Sempat Bidik Pelatih Italia dan Berharap RD Kembali

Mantan pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese
VIVA – Manajemen Sriwijaya FC memutuskan untuk mempercayakan posisi pelatih kepada Angel Alfredo Vera. Kepastian itu diambil pada Minggu 21 Oktober 2018.

Alfredo dipercaya menangani Sriwijaya FC menggantikan Subangkit. Manajemen berharap juru taktik asal Argentina itu mampu membawa tim berjuluk Laskar Wong Kito itu menghindari zona degradasi Liga 1 2018.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, yang turut ambil bagian dalam mencari pelatih mengungkapkan jika saat itu ada dua pilihan. Selain Alfredo, disodorkan pula mantan pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese.

Akan tetapi, setelah menimbang dari segi pengalaman dan prestasi, pihaknya memutuskan untuk memilih Alfredo. Alasannya, dia pernah membawa Persebaya Surabaya menjadi juara Liga 2 2017.

“Waktu itu saya disodorkan dua nama (opsi pelatih baru Sriwijaya FC). Pertama mantan pelatih PSIS (Annese) dan yang kedua Alfredo Vera,” ungkap Deru, Senin 22 Oktober 2018.

“Karena hanya ada dua opsi, saya sarankan nama Alfredo Vera. Saya rasa Alfredo Vera lebih pas, lebih cocok untuk membawa Sriwijaya FC menjauhi zona degradasi,” imbuhnya.

Yang menarik dari pernyataan Deru, rupanya masih ada keinginan dari manajemen untuk mengembalikan Rahmad Darmawan. Juru taktik mereka ketika berlaga di putaran pertama Liga 1 2018.

Pelatih yang akrab disapa RD itu akhirnya memilih hengkang karena manajemen yang tak kunjung bisa menyelesaikan polemik tunggakan gaji. Banyak pula pemain kunci Sriwijaya FC yang pergi karena masalah itu.

Deru menganggap RD punya pengalaman yang mumpuni untuk membesut Sriwijaya FC. Tetapi, hal itu tidak mudah, mengingat sang juru taktik kini membesut Mitra Kukar.

Posisi Sriwijaya FC saat ini tidaklah bagus. Mereka menempati urutan ke-14 klasemen dengan 30 poin, atau terpaut dua angka dari Perseru Serui yang menempati batas akhir zona degradasi. (one)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *