4 Tahun Jokowi-JK, 8,7 Juta Kesempatan Kerja Terbuka

Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersiap memimpin rapat terbatas persiapan pelaksanaan Asian Para Games ke-3 di Kantor Presiden, Jakarta.
VIVA – Perjalanan ekonomi selama 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK disebut dapat dikelola cukup baik dan penuh kehati-hatian. Hal itu ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di kisaran 5 persen dan terus meningkat di tengah ketidakpastian global.

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan, angka pengangguran pun menurun dari 5,94 persen pada 2014 menjadi 5,13 persen pada 2018. Hal ini terjadi lantaran adanya pembukaan kesempatan kerja yang diupayakan oleh pemerintah.

“Pemerintah menjanjikan dalam lima tahun lapangan kerja terserap 10 juta. Sampai saat ini, sudah terserap 8,7 juta. Kami berharap sampai akhir pemerintahan nanti akan dipastikan semua terlampaui,” kata Moeldoko dalam paparan 4 tahun kerja pemerintaham Jokowi-JK di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa 23 Oktober 2018.

Ia pun menguraikan, harga-harga bahan pangan cukup terkendali. seiring dengan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan memberi gerak bagi dunia usaha dengan tetap menjaga inflasi.

“Untuk pertama kalinya angka kemiskinan berada pada level satu digit di 9,82 persen. 2014 masih 10,96 persen,” kata dia.

Selain itu, hal itu juga dibarengi dengan penurunan ketimpangan pendapatan atau rasio gini yang turun menjadi 0,389 di 2018 dari 0,414 pada 2014.

“Sektor fiskal dan moneter dikelola dengan baik dan hati-hati. Kondisi keuangan negara dan moneter aman dan terkendali. Indikatornya defisit APBN terkontrol.” (mus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *