1 dari 8 Orang Jakarta Menderita Diabetes

Ilustrasi pengecekan diabetes.
VIVA – Diabetes merupakan penyakit di mana insulin yang diproduksi oleh tubuh tidak lagi bekerja dengan baik atau terjadi resistensi. Kondisi ini menyebabkan gula yang masuk ke dalam tubuh tidak bisa diantarkan ke sel-sel tubuh, akibatnya sel tidak bisa mendapatkan energi.

Karena gula tidak dikonsumsi oleh sel, maka gula pun menumpuk di dalam darah dan menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi. Sel-sel yang seharusnya mendapatkan energi dari gula, tidak mendapatkan asupan dan menjadi kelaparan.

Sel yang semakin lapar ini menyebabkan ginjal tidak berfungsi sehingga rusak. Begitu juga jantung, saraf dan organ lainnya menjadi rusak. Itulah kenapa diabetes sering disebut dengan mother of diseases, dan, sebagian besar kematian disebabkan oleh diabetes.

Diabetes memiliki angka yang tinggi di seluruh dunia. Indonesia menempati urutan keempat, setelah China, Amerika Serikat dan India.

Dari survei tahun 2014 di Jakarta, diketahui bahwa 1 dari 8 orang Jakarta menderita diabetes, dengan angka tepatnya 12,8 persen. Dari delapan orang tersebut hanya 30 persen yang sudah didiagnosis diabetes. Dari survei yang sama, terdapat 300 persen orang yang belum pernah tahu diabetes.

Selain itu, survei tersebut juga menemukan bahwa 30 persen warga Jakarta masuk ke dalam kategori pradiabetes. Artinya, kapan pun mereka akan terkena diabetes bila tidak dilakukan pencegahan.

Menurut dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD-KEMD, Ph.D, karena diabetest, 3 juta orang meninggal setiap tahun di dunia. Harapan hidup diabetes yang tidak terkontrol hanya 50-60 tahun saja.

“Ada satu juta amputasi baru di dunia karena diabetes. Angka amputasi yang lebih besar dari akibat perang di mana pun,” ujar Dante di Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

Ia juga mengatakan bahwa setiap tahun ada 500 ribu orang baru melakukan cuci darah akibat diabetes dan ada 300 ribu orang buta baru di dunia karena diabetes. (je)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *