Alasan Jokowi Sering Bawa Jan Ethes Ketimbang Kaesang ke Acara Publik

Presiden Jokowi dan Jan Ethes
VIVA – Nama cucu pertama Presiden Joko Widodo, Jan Ethes Srinarendra, sempat menjadi bahan perbincangan yang cukup viral di tengah-tengah publik. Dalam banyak kesempatan, Jokowi selalu mengajak Jan Ethes, hingga menjadi pusat perhatian.

Ethes yang sudah menginjak umur dua tahun, beberapa kali membuat banyak masyarakat hingga warganet, terpukau. Seperti kemunculannya dalam vlog-vlog Jokowi, ketika olahraga dan bertinju. Pada detik-detik proklamasi 17 Agustus 2018 lalu, Ethes juga sempat menyedot perhatian dengan paras dan tingkahnya.

Pada pembukaan Asian Para Games awal Oktober lalu, Ethes juga menjadi sorotan publik. Dengan gayanya, ia asyik duduk di pijakan kursi tempat eyangnya, Jokowi dan Iriana duduk.

Belakangan, saat Apel Akbar Hari Santri di Solo pada Sabtu malam, 20 Oktober 2018, Ethes kembali dibawa oleh Presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi.

Hampir semua media, menyoroti Ethes. Baik ketika mengibarkan bendera kecil, 'Ayo Mondok', hingga saat ia berlari-lari di belakang panggung hingga Paspampres juga kewalahan mengejarnya, padahal Jokowi sedang berpidato.

Tak ayal, pemberitaan yang masif membuat putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, sempat membuat cuitan. Ia mengibaratkan, dirinya sudah tidak diajak lagi oleh sang ayah, semenjak keberadaan Jan Ethes. Walau dengan nada bercanda, banyak yang berkomentar lucu terkait postingan Kaesang di akun twitternya, @kaesangp.

Salah satu tweet Kaesang, ketika membalas tweet ayahnya, @jokowi yang menuliskan, “Akhir pekan bersama ribuan santri yang bersilaturahmi di area Benteng Vastenburg Solo, tadi malam. Jan Ethes tak mau ketinggalan. Ia menikmati keteduhan berbaur di tengah para santri yang bersama-sama melantunkan salawat, juga mendengarkan alunan musik dan lagu religi,” tweet Jokowi seperti dikutip pada 21 Oktober 2018, pukul 10.35 WIB.

Cuitan Presiden Jokowi itu, kemudian di-forward oleh @kaesangp dengan menuliskan, “Saya tidak pernah diajak lagi,”. Cuitan Kaesang pada 21 Oktober pukul 11.20 WIB itu, di retwett 12,3 ribu kali dan di like 9.820 orang.

Cuitan itu juga, mengundang reaksi banyak warganet. Kaesang, bahkan menjadi di-bully, akibat tingkah lucunya itu. Semakin di-bully, Kaesang tetap menuliskan 'nasibnya' yang seolah-lah tidak dianggap lagi.

Curhatan Kaesang itu, sampai juga di telinga Presiden Jokowi. Usai membuka Indonesia Trade Expo di ICE BSD Tangerang, Rabu 24 Oktober 2018, mantan gubernur DKI itu menjelaskan kenapa Kaesang tidak pernah ia ajak lagi.

“Saya biasanya kan mengajak Kaesang. Ngajak, ya biar belajar lapangan, tapi sekarang anaknya sibuk bisnis dan sibuk kuliah, sehingga dianggap sulit, ketemu saja sulit banget,” kata Presiden Jokowi.

Saat ini, Kaesang memang sedang sibuk dengan bisnisnya, Sang Pisang. Juga menyelesaikan studinya. Kondisi ini, membuat Jokowi tidak pernah lagi mengajak dan bersama-sama Kaesang untuk turun langsung ke masyarakat, seperti yang beberapa kali ia lakukan seperti saat pembagian sembako.

Sementara itu, Jan Ethes, kebalikan dari Kaesang. Tidak sibuk sekolah, dan selalu gampang untuk diajak oleh eyangnya.

“Yang gampang itu, ya itu yang kecil. Ya yang kecil itu, ya Jan Ethes-nya itu. Ya diajak ke mana-mana, ya enggak sekolah, ya sudah ajak, gampang,” kata Jokowi tersenyum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *