Tim Jokowi Pertimbangkan Laporkan Jubir Prabowo Soal Dana Kampanye

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni.
VIVA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin tengah mempertimbangkan membuat laporan kepada polisi terkait pernyataan politikus Partai Gerindra Ferry Juliantono yang juga Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni menilai ucapan Ferry yang menyebut suap proyek Meikarta mengalir untuk dana operasional kampanye pasangan petahana itu  tak berdasar.

“Bila dia (Ferry Juliantono) tidak mengklarifikasi dan minta maaf atas tuduhan itu, kami sedang mempertimbangkan membawa kasus ini ke ranah hukum,” kata Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni kepada wartawan, Rabu, 24 Oktober 2028.

Permasalahan ini, kata Antoni, sebaiknya diselesaikan tanpa proses hukum asalkan Ferry meralat ucapannya. Menurut dia, pernyataan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto- Sandiaga Uno itu fitnah dan mengarah kampanye hitam. “Ini fitnah kejam. Saya mememinta Ferry untuk menunjukkan data ke publik soal tuduhannya itu,” ujarnya.

Sebelumnnya, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono, menuding uang suap proyek Meikarta ada kaitan dengan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Dugaan itu muncul setelah Bupati Bekasi, Neneng Hassanah, diciduk dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Neneng merupakan politikus Partai Golkar dan tergabung dalam Tim Kampanye Daerah wilayah Jawa Barat.

“Ibu Neneng Hassanah sebagai timses Jokowi-Ma'ruf Amin tidak bisa dipisahkan. Kami menduga bahwa uang (suap) tersebut juga digunakan untuk kegiatan timses yang bersumber dari kasus Meikarta,” kata Ferry di sela acara konsolidasi Caleg Gerindra di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 23 Oktober 2018.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *