Polisi Panggil Lagi Said Iqbal, Nanik S Deyang, dan Dahnil Anzar

Nanik S Deyang
VIVA – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya akan memeriksa kembali beberapa saksi terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoax dengan tersangka Ratna Sarumpaet.

Setidaknya ada tiga orang yang dijadwalkan kembali dimintai keterangan. Mereka adalah Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang, dan Koordinator Juru Bicara Tim BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Mereka akan dimintai keterangan pada Jumat, 26 Oktober 2018. “Ya, kita akan memanggil kembali,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Kamis 25 Oktober 2018.

Tapi, terkait apa yang akan digali lagi Argo belum bisa merinci. Dia juga tak menjelaskan apakah pemanggilan itu untuk konfrontasi dengan Ratna atau tidak.

“Dipanggil berarti dibutuhkan penyidik,” ujar dia lagi.

Ratna ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran berita bohong atau hoax, yang seolah-olah wajahnya dianiaya padahal akibat menjalani bedah plastik. Dia ditangkap polisi pada Kamis malam, 4 Oktober 2018, di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak ke Cile.

Aktivis itu pun disangkakan dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE. Atas kasus tersebut, Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara. (ren)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *