Diabetes Saat Hamil, Bahaya Bayi Cacat Mengintai

Ilustrasi pengecekan diabetes.
VIVA – Tak dimungkiri bahwa kondisi diabetes bisa memengaruhi berbagai fungsi organ di tubuh. Bahkan, di saat hamil sekali pun, wanita penyandang diabetes bisa memicu kecacatan pada bayi yang dikandungnya.

Diabetes gestasional merupakan kondisi di mana tubuh mengalami peningkatan gula darah drastis di masa kehamilan saja. Kondisi ini tak bisa dianggap sepele. Janin yang dikandung oleh wanita penyandang diabetes gestasional tersebut bisa mengalami cacat saat lahir.

“Di awal kehamilan, risiko keguguran dan bayi lahir cacat pada pengidap diabetes gestasional, sangat berpeluang besar. Jika diabetes gestasional ini tidak dikontrol, bisa menyebabkan gangguan pada arteri atau pembuluh darah di plasenta,” ujar Spesialis Penyakit Dalam dr. Wismandari Sp.PD-KEMD, dalam acara media RS Pondok Indah, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018.

Hadirnya gangguan pada pembuluh darah di arteri plasenta ini, membuat terhambatnya asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu ke janin. Pasokan nutrisi yang menurun ke janin, bisa memicu kecacatan di bagian organ tertentu.

“Kecacatan organnya bergantung pada kapan pasokan nutrisinya berkurang. Kalau di minggu awal sudah ada hambatan, gangguan pada fase pembentukan otak dan otot bisa terjadi,” jelasnya.

Jika diabetes gestasional masih berlangsung dan belum tertangani, maka di trimester kedua bayi bisa terlalu vesar dan mudah mencederai dirinya sendiri mau pun sang ibu. Janin di kandungan bisa tercekik dan ibu bisa alami perdarahan hebat.

“Di saat menjelang kelahiran, ibu mengalami tensi yang tinggi dan bisa juga alami risiko perdarahan. Jadi penting untuk terus memantau gula darah di masa kehamilan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *