16,3 Juta Pelajar Sudah Punya Rekening Bank

OJK dorong tabungan SimPel.
VIVA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mendorong penyediaan akses keuangan seluas-luasnya kepada seluruh lapisan masyarakat. Kali ini, OJK memberikan edukasi pentingnya menabung sejak dini bagi pelajar hingga mahasiswa. 

Anggota Dewan Komisioner OJK bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara, mengatakan, untuk mendukung inklusi keuangan dan perlindungan konsumen, pihaknya memiliki program khusus bagi pelajar yaitu Simpanan Pelajar (SimPel). 

Menurut Tirta, SimPel memiliki persyaratan yang mudah yakni hanya dengan dana awal Rp5.000 sudah bisa membuka rekening. Selain itu, programnya sederhana dan memiliki fitur-fitur yang menarik. 

“Tujuannya ini adalah untuk edukasi dan inklusi keuangan serta mendorong budaya menabung sejak usia dini bagi anak-anak sekolah,” kata Tirta di acara Financial Institution (FinEXPO) and SunDown Run 2018 di Kuningan, Jakarta, Sabtu 27 Oktober 2018.

Ia menjelaskan, program SimPel ini diluncurkan pertama kali pada 14 Juni 2015 dan sudah ada 293 bank penyelenggara yang ikut. Total sekolah yang sudah menyelenggarakan program ini pun sudah mencapai 320.000 sekolah. 

“Rekeningnya per kuartal III-2018 sudah mencapai 16,3 juta rekening, dan ini berkembang terus mudah-mudahan program SimPel ini bisa memperluas lagi akses keuangan dan juga meningkatkan edukasi bagi anak-anak sekolah terutama,” katanya. 

Selain itu, Tirta menambahkan, OJK sedang melakukan kampanye SimPel Bank Goes to School yang telah dimulai sejak Agustus 2018. Setidaknya, sudah ada 724 sekolah yang mengikuti program peningkatan literasi dan inklusi keuangan ini. 

Bahkan, lanjut Tirta, kampanye ini sudah tersebar di 34 provinsi Indonesia dan 236 kabupaten/kota. 

“Peserta untuk SimPel bank goes to school ini pada 14 sekolah di Jabodetabek, pesertanya sudah mencapai 6.000 siswa. Dan pembukaan rekening sekitar 4.000 rekening. Ini terjadi dalam waktu yang cukup singkat,” ujarnya. 

Selain SimPel, OJK pada hari ini juga meluncurkan program Simpanan Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda). Tabungan ini ditujukan bagi kelompok usia 18-30 tahun yang dilengkapi fitur asuransi dan produk investasi yang ditawarkan perbankan di Indonesia. 

“Terima kasih kepada seluruh perbankan yang berpartisipasi,” katanya. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito dan sejumlah direksi perbankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *