Baru Bersinar, Mesin Gol Persebaya Dijatuhi Sanksi Komdis

Pemain Persebaya Surabaya, Osvaldo Haay (kanan)
VIVA – Penyerang Persebaya, Osvaldo Haay dalam kondisi bersinar, usia mencetak hattrick pertamanya saat menghadapi Madura United, Kamis, 25 Oktober 2018. Namun, Persebaya harus kehilangan Valdo, sapaan akrab Osvaldo pada laga melawan Persipura, 30 Oktober 2018.

Absennya Valdo tersebut bukan karena cedera. Melainkan sanksi dari larangan bermain dari Komdis PSSI. 

Dalam surat tertanggal 25 Oktober 2018 menyebutkan jika Valdo dijatuhi sanksi larangan bertanding sekali akibat berlaku kasar saat laga melawan Borneo FC.

Persebaya pun tidak terima dengan sanksi yang diberikan untuk Valdo itu. Sebab, dalam pertandingan tersebut, Persebaya sebenarnya yang melakukan protes dengan permainan kasar bek Borneo FC, Wahyudi Hamisi yang membuat Robertino Pugliara harus menepi hingga akhir musim akibat cedera lutut.

“Protes kami atas tindakan brutal Wahyudi Hamisi yang membuat patah tulang betis Robertino Pugliara belum ditanggapi, malah ada keputusan sanksi Osvaldo,” ujar Sekertaris Persebaya, Ram Surahman.

Rencananya, lanjut Surahman, Persebaya akan melakukan protes resmi terkait sanksi Komdis ini.

”Kami akan meminta penjelasan dari Komdis tentang sanksi itu. Semoga saja ada keringanan untuk Osvaldo,” ujarnya.

Kehilangan Valdo dipastikan sangat merugikan Persebaya. Sebab, mantan pemain Persipura itu baru saja menjadi solusi atas krisis lini depan setelah David da Silva dan Robertino Puglira dibekap cedera.

Dalam dua laga terakhir, Osvaldo disulap menjadi striker dari posisi sebenarnya sebagai gelandang serang. Hasilnya, empat gol dibukukan dari dua laga. Yaitu satu gol saat Persebaya mengalahkan Persib 4-1 dan memborong tiga gol ketika melumat Madura United, 4-0. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *