JWB 786: Pinjamkan Uang dengan Riba, Rentenir Tersiksa di Akhir Hayat

Jodoh Wasiat Bapak
VIVA – Miqdad sehari-hari berjualan buah keliling yang dibawa menggunakan gerobak. Sementara itu, Fina, istrinya, membuka usaha cuci baju dan setrika yang dikerjakan di rumah. Pasangan suami istri ini memiliki anak bernama Ali.

Namun hidup mereka terguncang dan terlilit utang. Fina jatuh sakit dan mengidap TBC. Miqdad sampai harus pinjam uang kepada Sarimin.

Karena Fina sakit, seluruh pekerjaan mencuci terhambat. Bahkan ada pelanggan kecewa dan komplain karena cucian miliknya tidak selesai tepat waktu, membuatnya marah dan menarik bajunya lagi.

Selain itu, penyakit Fina semakin parah. Puncaknya, Fina batuk darah dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, karena kondisi keuangan kurang, dia terpaksa meminjam uang lagi ke Sarimin. Jumlahnya sudah menumpuk ditambah bunga yang tak sedikit.

Parahnya, hal ini dimanfaatkan oleh Sarimin yang semena-mena menagih utang. Ketika Miqdad dan Ali berjualan buah, Sarimin main ke rumah dan menagih utang.

Bahkan, Sarimin berbuat tidak baik menimbulkan perlawanan yang menyebabkan Fina meninggal. Agar jejaknya tidak ketahuan, Sarimin membuat Fina seolah-olah meninggal ketika salat.

Sayangnya arwah Fina gentayangan membuat teror semua orang di Kampung Kucrit. Sampai membuat Sarimin tinggal di rumah Miqdad. Di situlah, Sarimin mendapat teror yang lebih besar membuat tubuhnya kejang-kejang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *