Selasa, KPK Periksa CEO Lippo Group James Riady

CEO Lippo Group James Riady (tengah)
VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan akan memeriksa CEO Lippo Group, James Riady, sebagai saksi dugaan suap proses perizinan proyek Meikarta. Rencana, pemeriksaan Jamas akan dilakukan pada Selasa depan. “James Riady dijadwalkan pemeriksaan sebagai saksi pada tanggal 30 Oktober 2018,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, kepada wartawan, Minggu, 28 Oktober 2018.

Febri menjelaskan James tidak hanya diperiksa untuk satu orang tersangka, melainkan untuk seluruh oknum skandal suap Meikarta yang sudah ditetapkan tersangka. “Sebagai saksi untuk 9 tersangka,” kata Febri.

Dalam kasus ini, tim KPK sebelumnya telah menggeledah rumah James. Lembaga antirasuah itu mencurigai adanya barang bukti kasus Meikarta di kediaman James.

Dalam kasus ini, KPK telah menjerat 9 tersangka. Mereka yakni Direktur Operasi Lippo Group Billy Sindoro, Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Kepala Dinas PUPR Bekasi, Jamaludi, Kadis Damkar Sahat MBJ Nahar, Kadis DPMPTSP Bekasi, Dewi Tisnawati, serta Kabid Tata Ruang pada Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi.

Kemudian Henry Jasmen selaku pegawai Lippo Group dan dua Konsultan Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja.

Bupati Neneng dan yang lainnya diduga menerima hadiah atau janji Rp13 miliar terkait pengurusan perizinan proyek Meikarta. Namun realiasasi pemberian itu, sampai saat ini baru sekitar Rp7 miliar melalui beberapa Kepala Dinas. (ase)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *