Percaya pada Hantu, Manusia Jadi Pribadi Lebih Baik

Ilustrasi hantu.
VIVA – Pernahkah kamu menyaksikan penampakan hantu? Umumnya bertemu atau melihat hantu akan melahirkan pengalaman yang menakutkan. Padahal tak selamanya hantu atau penampakannya itu bersifat negatif.

Dari perspektif lain, keberadaan hantu merupakan pengingat manusia yang masih hidup. Selain itu, kepercayaan pada makhluk tersebut bisa menjadi nilai positif sendiri. Ilmuwan meyakini, dari perspektif lain, makhluk halus menampakkan diri untuk membawa pesan yang baik. 

Dikutip dari laman Live Science, Senin 29 Oktober 2018, Associate Professor Universitas Southern California Amerika Serikat, Tok Thompson dalam perspektif lain, munculnya hantu berarti mahluk halus itu menginginkan keadilan atas dirinya. 

“Mereka (hantu) bisa semacam menuntut kepada individual atau ke masyarakat secara keseluruhan,” ujar Thompson yang mengajar di Dornsife College of Letters, Arts and Sciences kampus tersebut. 

Dia menyebutkan, sudut pandang hantu menampakkan diri untuk menuntut keadilan, bisa terlihat dari penampakan hantu budak Afrika-Amerika dan penduduk asli Amerika yang dibunuh. 

Pandangan sedikit berbeda, penampakan hantu dikaitkan dengan aspek-aspek kotor dalam sebuah lokasi. Akademisi Binghamton University, Amerika Serikat, Elizabeth Tucker, dalam bukunya menuliskan, banyak penampakan hantu di sebuah kampus universitas yang dia teliti menunjukkan mahluk ini ingin mengaitkan dengan aspek kotor masa lalu pada kampus tersebut.    

Dengan perspektif dan cara munculnya, hantu dinilai mengungkapkan sisi gelap etika. Thompson menuliskan, penampakan hantu seringkali menjadi pengingat, bahwa etika dan moral penting bagi kehidupan dan penyimpangan etika bisa menjadi beban spiritual yang berat. 

Thompson menuturkan, cerita-cerita soal hantu juga berisi harapan. Misalnya, penampakan hantu ingin menunjukkan adanya kehidupan setelah kematian. Hantu memberikan kesempatan kepada yang masih hidup untuk menebus kesalahan masa lalu orang yang telah meninggal.

Untuk itu, Thompson yang telah mempelajari cerita hantu bertahun-tahun itu meminta, sebaiknya manusia memaknai dan mengisi waktu dengan merenung. 

“Kamu harus mengapresiasi peran hantu dalam masa lalu yang angker dan bagaimana mereka membimbing kita untuk menjalani hidup dengan moral dan etika,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *