Pemain Persija Pada Takut Naik Pesawat, Terutama Maman

Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco.
VIVA – Kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Rute Soekarno Hatta, Tangerang, Banten menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung, di sekitaran Laut Jawa, Karawang, Jawa Barat, ternyata membuat pelatih Persija Jakarta, Alessandro Stefano Cugurra angkat bicara mengenai pengalaman buruknya dalam melakukan perjalanan melalui transportasi udara tersebut.

Ia mengaku sering merasa waswas bila bepergian ke luar kota ataupun ke luar negeri saat menggunakan pesawat terbang. Namun, perasaan waswas itu mesti dilawan oleh pelatih yang karib disapa Teco tersebut.

Sebagai pelaku sepakbola, Teco dan pemainnya hampir selalu bepergian mena iki pesawat untuk menuju ke kota lain dan melakukan pertandingan tandang. Hal tersebut terkadang membuatnya sedikit panik ketika ada masalah yang tiba-tiba datang terhadap pesawat yang ditumpanginya.

“Kami kadang-kadang lumayan takut untuk naik pesawat. Bahkan ada beberapa pemain yang takut sekali naik pesawat. Salah satunya Maman Abdurrahman yang suka takut naik pesawat,” kata Teco di Bekasi, Selasa, 29 Oktober 2018.

Teco pun sedikit bercerita tentang pengalaman yang menimpa timnya kala itu. Pernah ada suatu kejadian beberapa pemain Persija memilih untuk naik kereta api ketimbang pesawat karena takut untuk terbang.

Mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya itu sempat bertanya berapa lama waktu tempuh perjalanan dari Solo, Jawa Tengah, ke Jakarta dengan menggunakan kereta api.

Dia mengaku kaget ketika mendengar bahwa kalau menggunakan kereta api harus menempuh waktu 10 jam. Akhirnya, Teco lebih memilih melawan rasa takut dan tetap naik pesawat bersama dengan beberapa sebagian pemainnya.

“Sempat juga beberapa pemain memilih naik kereta api karena takut turbulensi di pesawat. Tapi, saya pikir jarak tempuh naik kereta api lama sekali. Dan, akhirnya saya pilih tetap naik pesawat terbang,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *