Jangan Buang Busa Bir, Ini Fungsinya

Minuman bir.
VIVA – Saat membuka atau menuang bir dalam gelas, kebanyakan orang selalu membuang bagian dari busa yang kerap tertinggal pada bagian atas sisi gelas bir. Padahal, ternyata busa atau buih dari bir sendiri punya fungsi tersendiri bagi kualitas dan cita rasa bir.

Lantas apa fungsi busa dalam penyajian sebuah bir?

Sebelum lebih jauh menjelaskan tentang fungsi dari buih di bir itu, Drought Beer Facilities Supervisor PT Multi Bintang Indonesia, Antonius Bernardi, menjelaskan bahwa masih banyak orang terutama bartender yang salah menyajikan bir. Bernard sendiri menjelaskan bahwa setidaknya ada lima langkah penyajian bir yang benar.

“Jadi untuk bisa menikmati bir dengan baik, cara penyajian pun membutuhkan teknik tersendiri ketika menuangkan dari mesin draught beer yang kami sebut Heineken Star Serve,” kata Bernard kepada VIVA saat ditemui di Jakarta baru-baru ini.

Ia memaparkan bahwa langkah pertama ialah memastikan higienitas. Ia menyarankan untuk mencuci gelas hingga bersih dan simpan dalam keadaan dingin. Selain itu ia juga mengingatkan bahwa sebaiknya gelas untuk bir tidak dicampur dengan gelas lain. Ini karena bir sangatlah sensitif sehingga gelas yang dipakai untuk minuman lain mampu memengaruhi rasa bir.

“Langkah selanjutnya menuangkan bir dari mesin draught beer dalam posisi 45 derajat. Selanjutnya hilangkan busa di bagian atas menggunakan skimmer yang bersih,” kata Bernard.

Kemudian, pastikan busa dan jumlah tepat yaitu kurang lebih dari dua jari dari bibir gelas. Baru kemudian sajikan dengan tatakan gelas dengan logo menghadap ke depan.

“Jadi jangan dibuang foam-nya. Karena foam itu sendiri memiliki kegunaan menahan CO2 dalam bir, sehingga sampai tetes terakhir pun bir masih fresh. Sama seperti minuman soda. Jadi fungsi busa itu seperti tutup untuk mem-protect agar bir tetap fresh,” kataBernard.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *