Ada Ramos dan Bale di Balik Pemecatan Lopetegui

Pelatih Real Madrid, Julen Lopetegui (kiri)
VIVA – Real Madrid akhirnya secara resmi memecat Julen Lopetegui dari kursi pelatih. Usai memecat dan mengumumkannya, Madrid merilis pernyataan resmi terkait pertimbangan mereka dalam keputusan strategis itu.

Manajemen Madrid mengaku begitu kecewa dengan kinerja Lopetegui. Jajaran direksi Madrid merasa Lopetegui telah menorehkan kinerja yang buruk.

Bagi mereka, antara kualitas tim dengan kapasitas Lopetegui dalam menangani skuat, sangat tidak seimbang. 

Indikatornya adalah pencapaian Madrid di musim 2018/19 selama ditangani Lopetegui, yang tercecer hingga peringkat sembilan klasemen sementara LaLiga.

“Keputusan diambil dari level tanggung jawab tertinggi, dengan tujuan untuk mengubah dinamisme dalam tim utama. Di mana, semua objek di musim ini masih tercapai,” begitu pernyataan resmi Madrid dilansir Marca.

“Jajaran direksi memahami adanya disproporsi antara kualitas staf Madrid, di mana ada delapan nominator Ballon d'Or, namun tak sebanding dengan hasil yang didapat,” lanjut mereka.

Kata 'disproporsi' dalam pernyataan resmi yang dirilis benar-benar mencerminkan bagaimana kekecewaan Madrid. Mereka memang punya delapan nominator Ballon d'Or.

Ada Thibaut Courtois, Sergio Raos, Raphael Varane, Marcelo, Isco, Luka Modric, Gareth Bale, dan Karim Benzema. Dengan hadirnya mereka, sudah seharusnya Lopetegui bisa dengan mudah meraih kemenangan.

Nyatanya tidak. Lopetegui malah sulit mengendalikan aura kebintangan mereka dan menciptakan keseimbangan dalam tim. Ujungnya, Madrid terseok-seok di musim ini.

Posisi Lopetegui sementara diserahkan kepada Santiago Solari. Manajemen Madrid hingga sekarang masih bernegosiasi dengan Antonio Conte. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *