Banyak Artis Terjerat Narkoba, BNN: Mereka Harus Introspeksi Diri

Pertemuan antara BNN dan GPAN
VIVA – Dalam beberapa waktu terakhir ini, sejumlah artis Indonesia terjerat kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka di antaranya Roro Fitria, Fachry Albar, Tio Pakusadewo, Reza Bukan, Fariz RM.

Soal banyaknya artis yang terjerat narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengadakan pertemuan dengan Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) pada hari ini, Selasa, 30 Oktober 2018. Setelah selesai mengadakan pertemuan, Agus Yulianto D selaku Kasi Linmas Subdit Lingjamas Direktorat Peran Serta Masyarakat Deputi Bidang Dayamas BNN mengatakan bahwa artis seharusnya memberi contoh yang baik kepada masyarakat.

“Mau kayak apapun artis itu jadi sorotan, panutan dan jadi figur dalam masyarakat. Jadi apapun yang dilakukan baik buruk pasti dicontoh, apalagi oleh pemuda-pemudi yang saat ini memang lagi demam-demamnya kepada media sosial,” ucap Agus di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa, 30 Oktober 2018.

Selain memberi contoh, dia mengatakan, artis juga harus bisa introspeksi diri, apalagi ini terkait dengan narkoba. Dan kebanyakan artis yang terjerat narkoba akhirnya divonis rehabilitasi, namun hal tersebut menimbulkan tanya masyarakat.

Terkait itu, Siswandi selaku Ketua Umum GPAN mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan kepada seluruh pengguna tidak hanya artis saja.

“Jangan dilihat dari public figure artisnya ini (rehabilitasi), kepada siapapun tidak hanya artis. Buktinya Roro Fitria divonis tidak direhab, tapi siapapun korban pecandu itu perlu kita rehabilitasi (disembuhkan),” ucap Siswandi.

Sementara Elly Sugigi yang tampak hadir dalam acara tersebut mengaku prihatin dengan kejadian penyalahgunaan narkoba yang menimpa teman-teman artisnya. Menurut dia, hal tersebut disebabkan pergaulan yang kelewat batas.

Menurut penelitian BNN pada tahun 2017 saja, ada 1,7 persen penduduk Indonesia adalah penyalahguna narkoba. Jika dijumlahkan sekitar 3,03 juta orang. (ren)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *