4 Treatment Cantik Instan Bikin Wajah Glowing Tanpa Make-up

Ilustrasi kondisi kulit wanita
VIVA – Bukan hal yang sulit saat ini membuat kulit terlihat lebih sehat dan bercahaya. Menjamurnya klinik dan salon kecantikan membuat banyak wanita semakin mudah melakukan perawatan kulit dan tubuh.

Tahun 2019 diyakini oleh Spesialis Kulit dan Kecantikan dr Venny Wijaya dari Klinik Dea Mirabelle, semakin banyak orang ingin melakukan perawatan namun hasilnya bisa cepat dirasakan. Mereka rata-rata pasien yang datang ingin memiliki wajah glowing natural secara instan dengan hasil yang lebih cepat.

“Kini pasien ingin kulit wajah sehat, segar dan bersinar secara natural tanpa make up,” katanya pada VIVA.co.id.

Untuk mewujudkan mimpi para pasien belakangan muncul treatment kecantikan yang menjanjikan hal tersebut. Mulai dari brightening atau suntik putih, skin booster hingga messo glowing. Seperti apa treatment-nya dan berapa biayanya?

Skin booster

Treatment ini adalah yang terbaru. Namun banyak yang tertarik melakukan treatment ini. Sebab treatment nya hanya menyuntikkan Hyaluronic Acid (HA) yang bisa bermanfaat untuk menghidrasi kulit serta rambut dan mambu melembapkan kulit.  

“Jadi skin booster ini base nya Hyaluronic Acid (HA) yang membantu menjaga kulit tetap lembap dan menjaga kadar air yang ada di dalam kulit,” kata dr Venny.

Setelah melakukan treatmen ini biasanya pasien merasa kontur kulitnya lebih kenyal, lebih lembap, lebih halus.

“Jadi kayak pantat bayi. Ini lagi tren,” ujarnya lagi.

Perawatan ini dilakukan karena menurut Venny saat ini rata-rata pasien ingin hasil treatment yang lebih cepat.

“Jadi bisa diinject ke kulit, leher, tangan, dilakukan untuk peremajaan.”  

Diakui Venny banyak pasien yang memilih treatment ini bukan cuma pasien usia tua. Saat ini banyak pula pasien usia 20 tahun yang memilih meggunakan treatment ini.

“Mereka yang pengen hasilnya lebih cepat jadi skin treatment ini hanya tambahan. Bisanya yang melakukan usia antara 20-50 tahun.”

Dr Venny Wijaya

Perlu diketahui pula, skin booster sangat cocok untuk semua jenis kulit. Namun untuk pasien yang memiliki luka atau infeksi di kulit tidak disarankan untuk melakukan treatment ini, karena khawatir memperparah luka yang ada.

“Biasanya kita berikan treatment ini, 1 bulan sekali selama 3 bulan berturut-turut, tapi setelah itu bisa enam bulan sekali.”

Yang pasti, lanjutnya, tergantung kondisi kulit pasien. Dan setelah menjalani treatment ini pasien disarankan untuk rajin mencuci dan membersihakn muka secara teratur. “Untuk biaya treatment bisa disesuaikan dengan budget atau paket mulai dari Rp1,6 juta-Rp3,2 juta tergantung dosis dan frekwensi.”

Growth Factor

Perawatan ini juga sering jadi pilihan untuk mereka yang mendambakan kulit glowing natural. Growth Factor biasanya memasukkan serum dikulit. “Semacam serum yang biasanya diberikan bisa dikombinasi dengan perawatan lain.”

Jadi fungsinya sama dengan Skin Booster, memberikan nutrisi pada kulit, meregenerasi kulit dengan kualitas lebih baik dari sebelumnya.

“Cara treatmentnya, kita bikin kaya semacam luka kecil di kulit agar serumnya masuk meresap di kulit. Ada juga dengan alat ultra sound tanpa luka.”

Karena bermanfaat untuk menutrisi kulit Growth Factor pun mengandung vitamin sehingga merangsang pertumbuhan kulit baru agar kulit lebih bagus.

Namun, sebelum melakukan perawatan ini biasanya kulit pasien dibersihkan terlebih dulu. Dan setelah melakukan treatment pertama, sebaiknya dilakukan pengulangan treatment setelah dua minggu agar hasilnya lebih maksimal.

“Jika tertarik melakukan treatmeny Growth Factor, biayanya Rp650 ribu. Dua minggu sekali rutin, tapi kalau dirasa sudah cukup ya sudah.”

Suntik Putih

Suntik putih disebut juga whitening atau brightening. Meski banyak dipilih karena diyakini bisa memutihkan namun sesungguhnya hanya bisa mencerahkan kulit maksimal sama seperti kulit terputih pasien.

“Kita hanya memaksimalkan warna kulitnya aja. Bukan memutihkan dalam artian benar-benar putih.”

Biasanya treatment ini isinya kombinasi.  Ada kolagen, antioksidan tingakt tinggi, vitamin E, placenta, Ascorbic Acid atau banyak juga disebut sebagai vitamin C, dan lain-lain.

“Biasanya isinya banyak, supaya hasilnya lebih maksimal.”

Ilustrasi wanita suntik putih.

Untuk menjalani treatment ini, pasien sebaiknya tidak memiliki riwayat alergi dengan obat atau bahan-bahan yang akan disuntikkan ke dalam tubuhnya.

“Pengerjaan satu minggu sekali di awal sampai hasil yang diinginkan. Jadi biasanya kita juga harus tahu riwayat pasein dulu apakah pasien punya riwayat ginjal atau lainnya.”

Dan setelah menjalani treatment ini pasien disarankan banyak minum. Sebab untuk menormalkan metabolisme obat butuh cairan. “Dan sebaiknya pasien dengan masalah ginjal dan masalah hati kita cek dulu, bukan bearti enggak boleh.”

Untuk menjalani suntik ini, biayanya bisa mencapai Rp650 ribu sekali suntik.

Messo Glowing

Treatment ini adalah yang terbaru di klinik kecantikan Dea Mirabelle. Baru diluncurkan bulan September 2018 lalu. Meski baru diluncurkan, sudah banyak pasien yang tertarik melakukan treatment ini.

“Ini treatment injeksi obat yang sudah ada kandungan vitaminya, enzim, Growth Factor semua disuntikkan langsung ke kulit,” kata dr Venny.

Fungsi treatment ini tak jauh berbeda dengan treatment suntik lainnya, yakni untuk merangsang regenerasi kulit, untuk memperbaiki struktur kulit dan wajah, membuat kulit lebih glowing, licin, lembap, mencerahkan, membantu memudarkan flek hitam, menghilangkan bekas jerawat, bintik hitam, dan lain-lain.

“Jika suntik whitening disuntikkan ke pembuluh darah, kalau Messo Glowing disuntikkan langsung ke kulit wajah. Dan isi dari obat yang akan disuntikkan juga lebih banyak.”

Biasanya, pasien yang ingin melakukan treatment ini, kulit wajahnya juga harus dirawat dan dibersihkan terlebih dulu.

Jika telah melakukan treatment ini, hasil yang didapat bisa membuat kulit terasa glowing meski tanpa make up. Untuk melakukan treatment ini harganya Rp650 ribu per sekali pengerjaan.

“1-2 kali seminggu sampai hasil yang diinginkan, nanti tinggal di maintenance. Untuk mereka yang gaya hidupnya enggak sehat, frekuensi treatment-nya harus lebih sering.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *