Sering Adu Argumen, Tantangan Punya Anak Remaja bagi Ferry Salim

Ferry Salim.
VIVA – Terlibat dalam film A Man Called Ahok, aktor Ferry Salim mengaku banyak mengambil pelajaran dari film yang menceritakan tentang hubungan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dengan sang ayah, Tjung Kim Nam, beserta konflik-konflik keduanya, saat Ahok masih remaja.

Ferry yang juga memiliki anak remaja, mengaku sangat memahami konflik antara ayah dan anak dengan segala problematika yang terjadi antara dirinya dengan buah hatinya. Bahkan, ia juga mengatakan bahwa Brandon, anak sulungnya, kerap terlibat adu argumen dengannya.

“Ya menurut gue wajar. Karena seorang ayah pastinya memiliki generasi yang berbeda dengan anaknya. Karena perbedaan generasi itulah yang membuat konflik antara ayah dan anak. Ketika anaknya gede pasti generasimya sudah berubah. Nilai-nilai yang dulu dia jalankan pasti beda dengan yang dijalankan anaknya,” ujar Ferry saat berada di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin, 5 November 2018.

Menurutnya, salah satu faktor penyebab seringnya terjadi adu argumen antara dirinya dengan Brandon dikarenakan prinsip keduanya yang selalu berseberangan. Meski begitu, Ferry rupanya tetap mengajarkan ketiga anaknya untuk terbuka kepada keluarga sejak kecil.

“Ya kadang ada konflik antara gue sama Brandon karena beda prinsip lah. Cara berpikirnya beda. Gue pengin A, Brandon pengin B dan ketika mengantisipasi sebuah masalah ya berbeda dengan caranya dia. Jadi itu terjadi konflik,” kata dia.

“Dia (Brandon) enggak pernah membantah, jadi thanks God. Misalnya dia enggak setuju sama saya, dia bilang, 'Dad kayaknya kurang nih, saya kurang suka soalnya gini gini gini,' lanjutnya sambil menirukan perkataan Brandon.

Ferry pun mengungkapkan dirinya sebagai orangtua menanamkan sifat-sifat yang baik pada ketiga anaknya. Ia juga selalu berpesan agar ketiga anaknya menjadi pribadi yang menghormati orangtua serta bertanggung jawab.

“Ya sama orang yang lebih senior harus hormat, jujur, punya tanggung jawab, punya prinsip yang luas,” tutur Ferry. (ase)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *